Breaking News:

Menkes Prediksi Kasus Covid-19 Turun dalam 2 Pekan ke Depan, di Banten hingga Maluku Mulai Melandai

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memprediksi kasus Covid-19 secara nasional akan turun dalam dua pekan mendatang.

(Kompas.com / Nicholas Ryan Aditya)
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. 

TRIBUNAMBON.COM - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memprediksi kasus Covid-19 secara nasional akan turun dalam dua pekan mendatang.

Budi mengatakan, kasus Covid-19 di Indonesia sudah melandai. Penurunan disebabkan meredanya kasus di sejumlah provinsi padat penduduk.

Kondisi ini membuat Budi yakin kasus Covid-19 akan terus mengalami penurunan.

"Provinsi-provinsi besarnya seperti DKI Jakarta dan Banten sudah menurun. Jawa Barat, Jawa Timur sudah sampai di puncak. Jawa tengah juga sudah melandai. Saya rasa ke depannya dalam seminggu atau dua minggu ke depan, secara nasional akan turun," ujar Budi dalam keterangan virtual selepas rapat terbatas tentang PPKM dengan Presiden Joko Widodo, Minggu (27/2/2022).

Baca juga: UPDATE Covid-19 Pagi Ini di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat

Baca juga: PPKM dan Percepatan Vaksinasi Dosis Kedua Diperpanjang, Maluku Masih di Bawah 50 Persen

Selain DKI Jakarta dan Banten, Budi menyebut Banten, Maluku, Papua, dan Nusa Tenggara Barat juga sudah terkonfirmasi mengalami penurunan tren kasus Covid-19, berdasarkan pemantauan 3 pekan berturut-turut.

Beberapa provinsi lain juga mengalami tren penurunan kasus Covid-19 sepekan belakangan.

Seperti Jawa Barat, Jawa Timur, Kalimantan Barat, namun pemerintah masih melihat konsistensi penurunannya hingga 2 pekan depan.

"Tapi beberapa provinsi masih mengalami peningkatan, khususnya di Jawa itu Yogyakarta masih meningkat, kemudian di Kalimantan Barat, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur. Di Sumatera Utara juga masih meningkat, Kepulauan Riau dan Riau juga masih meningkat, dan juga beberapa provinsi di Sulawesi," ungkap Budi.

Kasus harian Covid-19 sempat mencapai titik tertinggi pada 16 Februari 2022 yang mencapai 64.718. Setelah itu mengalami fluktuasi namun tak melebihi kasus pada 16 Februari.

Kasus tercatat lebih dari 60 ribu lagi pada 23 Februari yang mencapai 61.488.

Tren penurun dimulai setelah itu, hingga di bawah 40 ribu pada Minggu 27 Februari. Kasus tercatat sebanyak 34.976. (*)

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved