Breaking News:

Kesehatan

Pengaruh Berat Badan pada Kesehatan Jantung

Data dari Cleveland Clinic menyatakan bahwa anoreksia bisa memicu komplikasi penyakit jantung. Anorexia adalah gangguan makan yang membuat penderitany

Editor: Adjeng Hatalea
blog.cedars-sinai.edu
Ilustrasi jantung 

TRIBUNAMBON.COM - Berat badan berlebih atau obesitas sudah sejak lama dikaitkan dengan risiko penyakit jantung. Akan tetapi, berat badan yang kurang juga memiliki efek yang sama.

Data dari Cleveland Clinic menyatakan bahwa anoreksia bisa memicu komplikasi penyakit jantung.

Anorexia adalah gangguan makan yang membuat penderitanya memiliki ketakutan besar akan kenaikan berat badan.

Akhirnya, mereka terlalu obessesi untuk menurunkan berat badan hingga terllau membatasi jumlah makanan yang dikonsumsi.

Akibatnya, berat badan penderita anoreksia cenderung jauh di bawah normal.

Mengapa obesitas buruk untuk jantung?

Peningkatan berat badan menyebabkan tekanan darah tinggi, yang merupakan faktor risiko serangan jantung, stroke, dan kematian jantung mendadak.

Peningkatan berat badan juga terkait dengan kolesterol tinggi, khususnya trigliserida tinggi dan HDL rendah (kolesterol baik), yang memainkan peran kunci dalam penyakit jantung.

Hal ini terjadi karena sel-sel lemak, terutama di perut, aktif memicu peradangan di tubuh.

Peradangan di tubuh bisa memicu tekanan darah tinggi, kolesterol, diabetes, yang merupakan faktor terkait penyakit jantung.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved