Breaking News:

Update Covid 19

3 Orang di Buru Terkonfirmasi Covid-19, Jainahu; Pasien Sudah Ditangani

Juru bicara (Jubir) Satgas Covid-19 Kabupaten Buru, Udi Jainahu mengungkapkan, sebanyak 3 kasus aktif atau pasien terkonfirmasi positif di Kabupaten B

Penulis: Andi Papalia | Editor: Fandi Wattimena
Graphic Design / Alghazali
Ilustrasi Covid-19 

Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Andi Papalia

NAMLEA, TRIBUNAMBON.COM - Juru bicara (Jubir) Satgas Covid-19 Kabupaten Buru, Udi Jainahu menyebutkan terdapat 3 kasus aktif atau pasien terkonfirmasi positif di Kabupaten Buru.

Pasien tersebut hingga kini ini masih dalam perawatan.

"Menurut data ada 7 orang, namun yang terkonfirmasi di Buru itu cuman 3 pasien, dan mereka sementara karantina mandiri, untuk 4 pasien lainnya samua di luar daerah, hanya karna KTP Buru jadi tetap terbaca sebagai pasien Kabupaten Buru," kata Jainahu saat dikonfirmasi TribunAmbon.com, melalui whatsapp, Jumat (11/2/2022).

Menurutnya, untuk pasien khususnya di daerah sementara ditangani.

"Sudah ditangani, kemarin dari Kodim 1506/Namlea melaksanakan kunjungan ke pasien, dan berikan bantuan dalam bentuk obat-obatan," katanya.

Dia menjelaskan, 3 pasien yang terkonfirmasi cuman mengalami gejala ringan.

Baca juga: Peritikaian di Pulau Haruku Menuju Damai, Lotharia; Semua Pihak Harus Menahan Diri

Baca juga: Jadwal Kapal Perintis di Maluku 11 Februari 2022, Ada Tujuan Bula - Geser

"Pasien di dalam daerah itu pemeriksaan antigen reaktif, untuk kesehatanya tidak berat, namun sudah ditangani oleh Puskesmas, dan dikarantina mandiri, serta terus dipantau," ujarnya.

Sedangkan bagi yang di luar daerah Kabupaten Buru, ada beberapa sudah di rawat di rumah sakit.

Menurutnya, cara untuk memutuskan mata rantai, yang pastinya masyarakat tetap menjaga protokol kesehatan, seperti memaki masker, dan menjaga jarak.

"Kita berharap kiranya masyarakat pada umumnya dapat kembali beraktivitas seperti biasa, hanya saja tetap perhatikan protokol kesehatan. Karena sampai dengan saat ini apapun jenis virusnya, protokol kesehatan merupakan rekomdasi dasar untuk dapat memutus mata rantai penularan," ucap Jainahu. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved