Global
Harga Daging Babi Terus Melonjak, Warga Thailand Beralih Konsumsi Daging Buaya
Kenaikan harga daging babi diketahui sebagai akibat dari kekurangan pasokan yang disebabkan oleh penyebaran demam babi Afrika di negara itu.
Sisanya 40 persen buaya untuk bisnis kulit.
Hanya beberapa yang dijual ke restoran lokal Thailand dengan hidangan eksotis.
Harga daging buaya sendiri sebenarnya naik menjadi antara 80 - 190 baht (sekitar Rp34.000-Rp82.000) per kilogram dari sebelumnya 50-100 baht (sekitar Rp21.000-Rp34.000).
Meskipun harganya naik, daging buaya ini masih jauh lebih murah daripada daging babi.
Di mana, daging babi di Thailand baru-baru ini dijual dengan harga eceran sekitar 250 baht atau sekitar Rp108.000 per kilogram.
Menurut Asosiasi Peternak Babi Thailand, harga babi di tingkat peternakan di Thailand per 2 Januari sekitar 105 baht atau sekitar Rp45.000 per kilogram. Harga ini sekitar 33 persen lebih mahal daripada tahun sebelumnya.
Demam babi Afrika di Thailand
Thailand mendeteksi kasus pertama demam babi Afrika di negaranya pada 11 Januari 2022.
Diberitakan Bangkok Post, Rabu (26/1/2022), produksi babi hidup diperkirakan turun hampir 12 persen tahun ini.
Hal itu merujuk pada data yang dikeluarkan Departemen Pengembangan Peternakan (DLD) di Kementerian Pertanian dan Koperasi Thailand.
Meskipun tidak berbahaya bagi manusia, virus demam babi Afrika rentan membunuh babi.
Thailand sendiri telah menghadapi kekurangan daging babi sejak pertengahan 2021 dan setidaknya 159.000 babi ternak dimusnahkan antara Maret dan Oktober 2021.
Pihak berwenang telah menghubungkan kematian dengan penyakit virus lainnya dan pemerintah telah berulang kali membantah bahwa ada wabah demam babi Afrika, memicu tuduhan ditutup-tutupi.
Industri peternakan percaya bahwa penyakit ini telah beredar di Thailand untuk sementara waktu.
Karena harga daging babi melonjak, restoran dan pedagang kaki lima di Thailand pun harus menghadapi kenyataan pahit tersebut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/ilustrasi-buaya.jpg)