Breaking News:

Kesehatan

Waspadai, Berat Badan Turun Drastis Bisa Jadi Tanda Diabetes

Ahli kesehatan Sue Cotey mengatakan bahwa penurunan berat badan secara drastis tanpa ada perubahan pola makan atau rutinitas olahraga bisa menjadi tan

Editor: Adjeng Hatalea
bbcgoodfood.com
Ilustrasi mengukur berat badan 

TRIBUNAMBON.COM - Berat badan bisa saja turun ketika kita mengubah pola makan atau rutin melakukan olahraga.

Namun, berat badan yang turun drastis tanpa adanya perubahan pola makan atau rutinitas olahraga bisa menjadi “alarm” bahaya dalam tubuh.

Ahli kesehatan Sue Cotey mengatakan bahwa penurunan berat badan secara drastis tanpa ada perubahan pola makan atau rutinitas olahraga bisa menjadi tanda adanya diabetes.

Mengapa diabetes memicu penurunan berat badan?

Insulin adalah hormon yang memungkinkan tubuh agar bisa menggunakan glukosa (gula) sebagai energi.

Pada penderita diabetes tipe 2, tubuh tidak bisa menggunakan insulin secara efektif dan tidak dapat mengangkut glukosa ke sel-sel tubuh.

Baca juga: Diabetes Dapat Menyebabkan Nyeri Sendi, Mengapa?

Akibatnya, glukosa akan menumpuk di darah.

“Ketika glukosa tidak diolah oleh sel, tubuh akan memberikan sinyal lapar dan membakar lemak dari otot untuk menciptakan energi,” ucap Cotey.

Kondisi inilah yang menyebabkan penurunan berat badan secara drastis.

Penumpukan gula dalam darah membuat ginjal bekerja ekstra keras sehingga memicu kerusakan.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved