Pengukuhan Adat Raja

Pengukuhan Raja Negeri Assilulu Dihadiri Enam Gandong

Ialah Moh. Reza Fahlevi Ely, dikukuhkan di Baileo Negeri, Senin (17/01/2022) pagi sebagai raja negeri Pesia Nusa Telu.

Penulis: Jenderal Louis MR | Editor: Fandi Wattimena
TribunAmbon.com/ Dedy Azis
Persembahan Tarian saat Pengukuhan Raja Negeri Assilulu, Senin (17/01/2022) siang. 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Dedy Azis

AMBON, TRIBUNAMBON.COMNegeri Assilulu kini memiliki Upu Latu (Raja) setelah 16 tahun tanpa pemimpin.

Ialah Moh. Reza Fahlevi Ely, dikukuhkan di Baileo Negeri, Senin (17/01/2022) pagi sebagai raja negeri Pesia Nusa Telu.

Pengukuhan pun berjalan sakral dan dihadiri ribuan pengunjung dari berbagai daerah di Maluku.

Tujuh gandong (Saudara) Negeri Asilulu turut hadir menyambut Raja baru.

Yakni; Negeri Tulehu, Tial, Paperu, Sila, Hulaliu dan Laimu.

Tulehu, Tial dan Laimu adalah gandong dari Negeri berpenduduk Muslim.

Baca juga: Ada Tari Ronggeng dari Jawa Barat di Pengukuhan Adat Raja Negeri Assilulu

Baca juga: Begini Prosesi Pengukuhan Adat Raja Negeri Asilulu - Maluku

Sedangkan, Paperu, Hulaliu dan Sila, berpenduduk Kristen.

Para Gandong enam negeri itu pun telah datang di Assilulu beberapa hari sebelum pelantikan.

Mereka juga ikut membantu persiapan teknis acara pengukuhan raja.

Diketahui, Gandong merupakan suatu sebutan yang di berikan kepada dua atau lebih negeri yang saling mengangkat saudara satu sama lain.

Terdapat semacam tradisi yang sudah melekat dalam ikatan Gandong, Diantaranya;

  • Larangan menikah antar Gandong.
  • Saling membantu antar Gandong
  • Menghadiri ritual adat tertentu
Sumber: Tribun Ambon
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved