Kesehatan
Tips Melahirkan dengan Metode Eracs Ala Dokter di Ambon, Arintha Devi
Melahirkan dengan metode Enhanced Recovery After Caesarean Surgery (ERACS) menjadi trend baru bagi ibu hamil di Indonesia, termasuk di Kota Ambon.
Penulis: Jenderal Louis MR | Editor: Adjeng Hatalea
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Dedy Azis
AMBON, TRIBUNAMBON.COM – Melahirkan dengan metode Enhanced Recovery After Caesarean Surgery (ERACS) menjadi trend baru bagi ibu hamil di Indonesia, termasuk di Kota Ambon.
Pasalnya, metode Eracs sendiri kini tengah viral karena dipakai oleh salah satu artis ternama, istri Raffi Ahmad, Nagita Slavina saat melahirkan anak ke 2 nya.
Selain itu, metode Eracs sendiri juga menjadi pilihan melahirkan bagi ibu hamil, lantaran hanya memerlukan waktu yang relative singkat untuk masa pemulihan dan meminimalisir rasa sakit.
Di Maluku sendiri, pasien pertama yang menjalani prosedur melahirkan dengan metode ERACS adalah seorang dokter yang dimiliki Rumah Sakit Siloam, Ambon, dr. Arintha Devi Sp. An.
Kepada TribunAmbon.com, dr. Arintha membeberkan sejumlah tips untuk melahirkan dengan metode ERACS, Minggu (16/01/2022) pagi.
1. Tenang dan Jangan Panik
Ibu Hamil harus dalam keadaan tenang saat mengetahui bahwa dirinya akan menjalani operasi Caesar.
Dengan ERACS, Bumil harus menghilangkan paradigma operasi Caesar yang akan menjadi momok pasca operasi
“Saya tahu bagaimana rasanya, bagaimana menjadi Ibu hamil, sudah sakit lah istilahnya, sudah capek, apalagi dengar kata operasi pasti langsung panik, jadi tips pertama adalah tenang, karena semakin kita panik, bayi pun akan panik,” ujar dr. Arintha.
2. Menjalani anjuran dokter yang menangani
Bumil harus kooperatif dengan seluruh anjuran dokter yang menangani jalannya persalinan, agar metode ERACS dapat berjalan dengan baik dan lancar.
“Misalnya, dokter menganjurkan untuk puasa 2 jam sebelum operasi dilakukan, ya harus diikuti, bukan hanya sebelum operasi, tapi juga setelah operasi,” kata dia.
3. Semangat Bumil untuk Lekas Pulih
Perasaan semangat rupanya juga mempengarungi proses penyembuhan pasca operasi dengan metode ERACS.
Secara Psikologis, rasa semangat untuk lekas pulih akan mempengaruhi tubuh dan memberikan sinyal agar tubuh dapat pulih lebih cepat pasca operasi.
“Karena, meskipun kita beri anti nyeri, mungkin yang terbagus, termahal, atau yang terbaik sekalipun, tapi Ibunya sendiri tidak semangat, ERACS tidak akan pernah berjalan lancer,” tandasnya.
Diketahui, Ketua Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) Cabang Maluku Markus Daniel Taliak juga menyatakan, persiapan melahirkan caesar dengan metode ERACS terdapat beberapa perbedaan dengan metode konvensional.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/1612022-dr-arintha-devi.jpg)