Breaking News:

Menuju 2024

Baliho Jeffry - Umasugi Raib, Richard Louhanapessy: Yang Jelas Bukan Saya yang Cabut

Baliho Jeffry - Umasugi Menuju 2024 yang terpajang di Pertigaan Jalan Rijali - Jalan Dr. Kayadoe sudah tak terlihat lagi, sejak Jum'at malam.

TribunAmbon.com/ Ridwan Tuasamu
Spanduk Rahawarin-Umasugi di salah satu sudut Kota Ambon 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Ridwan Tuasamu

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Baliho Jeffry - Umasugi Menuju 2024 yang terpajang di Pertigaan Jalan Rijali - Jalan Dr. Kayadoe sudah tak terlihat lagi, sejak Jum'at (14/1/2021) malam.

Spanduk berukuran sedang yang mulai terlihat pukul 15.30 WIT itu, tiba-tiba hilang.

Menanggapi hal itu, Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy menegaskan pemerintah tidak punya wewenang untuk melakukan pencabutan.

"Yang jelas itu bukan dicabut oleh pemerintah kota," ujar Louhenapessy dalam konferensi pers di Balai Kota Ambon, Sabtu (15/1/2021).

Baca juga: Baliho Jenderal Jeffry - Umasugi Beredar, Benhur; Mereka Tidak Percaya Diri dengan Kader Sendiri

Baca juga: Umasugi Pastikan Bersama Jenderal Rahawarin Rebut Kursi Gubernur Maluku

Pemasangan baliho partai politik disebutnya telah diatur oleh undang-undang.

Sehingga tak ada campur tangan sama sekali dari pihak Pemkot.

Bahkan tidak dikenakan denda apapun bagi partai.

Menurutnya pelepasan baliho bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku 2024 itu, dilakukan oleh pihak partai sendiri.

"Kita tidak pernah melarang pemasangan baliho berunsur politik, karena itu diperbolehkan," tandasnya

Munculnya baliho Cagub Cawagub yang diusung partai Golkar Maluku itu sempat menggegerkan sejumlah pihak.

Pasalnya, kontestasi politik Pilkada 2024 masih tersisa 2 tahun lagi.

Pihak Golkar pun belum secara resmi mengumumkan pasangan calon yang akan diusung. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved