Breaking News:

Lumbung Ikan Nasional

Huwae Bantah Kabar Lumbung Ikan Nasional Batal di Maluku

Menurutnya, hingga saat ini Pemerintah Daerah (Pemda) Maluku masih menunggu master plan dari pusat.

TribunAmbon.com/Fandi
MALUKU: Kawasan Ambon New Port dan Industri Perikanan, Waai 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Ridwan Tuasamu

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Maluku, Semmy Huwae membantah kabar proyek Lumbung Ikan Nasional (LIN) batal dibangun di Maluku.

Menurutnya, hingga saat ini Pemerintah Daerah (Pemda) Maluku masih menunggu master plan dari pusat.

Jika master plan sudah diputuskan, waktu pelaksanaan juga akan diungkap ke publik.

"Kita masih tunggu master plan dari pemerintah pusat," kata Huwae, Jum'at (14/1/2022).

Untuk itu, dia meminta masyarakat tidak menelan mentah Informasi yang beredar.

Lanjutnya, Gubernur Maluku, Murad Ismail saat ini sedang melakukan pertemuan dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) di Jakarta.

Baca juga: Penelitian Terbaru: Orang Tanpa Pasangan Lebih Berisiko Alami Peradangan

Baca juga: 197 Ribu Warga Maluku Tengah Sudah Divaksin Dosis Pertama

Guna membahas perkembangan dan kelanjutan pelaksanaan proyek strategis nasional itu di bumi raja-raja.

"Itu tidak benar, Gubernur sekarang di Jakarta sedang bahas kelanjutannya," ucapnya

Isu gagalnya LIN dan Ambon New Port dibangun di Maluku disebabkan penundaan yang terus terjadi.

Seharusnya peletakan batu pertama sudah dilakukan Presiden Joko Widodo pada November 2021 lalu.

Namun hingga saat ini kabar 2 proyek strategis itu masih simpang siur di masyarakat.

Pembebasan lahan milik 471 KK di Desa Waai, Salahutu, Maluku Tengah pun masih belum beres hingga kini.

LIN rencananya dibangun diatas tanah seluas 700 hektar di Desa Dusun Batu, Waai.

Pagu anggaran untuk LIN pun dikabarkan mencapai Rp. 3.2 triliun yang diberikan KKP RI. (*)

Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved