Revitalisasi Pasar Mardika
Tak Ada Penghasilan Usai Dibongkar, Pedagang Kembali Buka Lapak di Mardika
Kali ini mereka berjualan dengan menggunakan payung berukuran besar, tikar dan meja kecil seadanya.
Penulis: M Fahroni Slamet | Editor: Salama Picalouhata
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Ridwan Tuasamu
AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Setelah ratusan kios dan lapak di bongkar oleh Disperindag Kota Ambon dalam rangka revitalisasi Pasar Mardika, ratusan pedagang yang tergusur kembali membangun lapak.
Dibangunnya kembali lapak dengan hanya beratap payung ini, dikarenakan mereka tak ingin alami kerugian, sehingga tetap nekat berjualan di lokasi tersebut.
Anwar Bugis, pedagang pakaian yang kiosnya ikut tergusur mengungkapkan, jika tak berjualan ia mengalami kerugian, sehingga tetap nekat berjualan.
"Kami tidak tahu mau jualan dimana, jadi mending buka lagi disini," kata Anwar kepada TribunAmbon.com, Kamis (13/1/2021).
Baca juga: Juarai Soeratin Cup U-17 Maluku, Ternyata Begini Strategi Permainan Jong Ambon
Baca juga: Booster Bisa Disuntikkan jika 60 Persen Warga Kota Ambon Sudah Divaksinasi 2 Kali
Pantauan TribunAmbon.com, sepanjang jalur terminal STAIN kini kembali ramai oleh pedagang.
Kali ini mereka berjualan dengan menggunakan payung berukuran besar, tikar dan meja kecil seadanya.
Mereka juga mengaku tidak ingin pindah ke tempat relokasi di pasar apung ataupun pasar oleh-oleh.
Pasalnya tempat baru yang diberikan pemerintah itu tidak seramai saat ini.
"Kalau relokasi ke apung disana saja sampai sekarang masih sepi," ujarnya
Sebelumnya pembongkaran lapak dilakukan guna mempercepat proses revitalisasi yang rencananya mulai awal Februari mendatang.
Bahkan hingga saat ini proses pembongkaran lapak masih berlangsung di bagian depan pasar Mardika.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/pedagang-bangun-lapak-lagi111.jpg)