Breaking News:

Maluku Terkini

Warganet Keluhkan Layanan RSUD Namlea-Pulau Buru, dr. Helmy Koharjaya No Comment

Seorang warga mengeluhkan layanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Namlea, Kabupaten Buru yang dinilai jauh dari memadai.

Penulis: Andi Papalia | Editor: Fandi Wattimena
TribunAmbon.com/ Andi Papalia
Tampak samping RSU Namlea, Kabupaten Buru 

Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Andi Papalia

NAMLEA, TRIBUNAMBON.COM - Seorang warga mengeluhkan layanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Namlea, Kabupaten Buru yang dinilai jauh dari memadai.

Pasalnya, tidak ada dokter yang bertugas di unit gawat darurat (UGD), sebagai station pertolongan pertama.

Keluhan itu diutarakan akun facebook Hudaiba Nona Hukul, Jumat (24/12/2021).

Selain dokter, Hukul juga mengeluhkan layanan tenaga kesehatan yang dianggap tidak beretika.

Dia pun menghimbau pengguna facebook untuk tidak membawa pasien ke RSUD.

"Kalau ada keluarga sakit jangan dibawa ke rumah sakit, karena tarada (tidak ada) dokter, sudah begitu tambah pelayanan petugas kesehatan tar pung (tidak punya) etika," kata Hukul dalam postingan fecebooknya, Jumat (24/12/2021).

Dia bahkan menyebut RSUD seperti rumah hantu.

Baca juga: Polisi Maluku Tengah Mulai Bangun Pos Pemantauan Nataru di Kota Masohi, Ada 9 Pos

Baca juga: Antisipasi Kelangkaan Bahan Pokok Jelang Nataru, Disperindag Gencar Operasi Pasar di Namlea

Dengan kondisi yang ditemui itu, dia meminta wakil rakyat untuk turun tangan.

"Kepada Ketua DPRD Kabupaten Buru, dan anggota DPRD lainnya yang saya hormati, apakah kalian tidak punya kewenangan untuk mengotrol, mengevaluasi, menegur serta mempertanyakan kinerja Diraktur RSUD Namlea," tuturnya.

Serupa dengan itu, akun Facebook Turgut, meminta menuliskan Direktur RSUD Namlea menegur petugasnya.

"Pak Direktur RSUD Namlea yang saya hormati, tolong anda didik petugas piket malam ini di UGD dengan keramah-tamahan, saat ini kakak saya sedang berada di UGD karena tekanan darah cukup tinggi, namun tidak mendapatkan pelayanan, bahkan disuruh pulang karena tidak ada dokter, dengan nada suara begitu keras, sementara pasien sangat membutuhkan pertolongan," kata Turgut pada postingan facebooknya, Kamis (23/12/2021) malam.

Direktur RSUD. Namlea, dr. Helmy Koharjaya, saat dikonfirmasi TribunAmbon.com, Jumat pagi juga belum memberikan keterangan apapun. (*)

Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved