Breaking News:

Maluku Terkini

Dilaporkan Hilang, Wa Ode Mou Ditemukan Tak Bernyawa di Pantai Batu Boy - Pulau Buru

Korban ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di pantai Desa Batu Boy, Kecamatan Namlea, Kabupaten Buru, Sabtu (20/11/2021)

Penulis: Andi Papalia | Editor: Fandi Wattimena
Sumber; Polres Buru
Proses evakuasi jenazah di pantai Desa Batu Boy, Kecamatan Namlea, Kabupaten Buru, Sabtu (20/11/2021). 

Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Andi Papalia

NAMLEA, TRIBUNAMBON.COM - Seorang lansia, bernama Wa Ode Mou (62), warga Pasar Baru Pal Dua, Desa Namlea akhirnya ditemukan setelah dilaporkan hilang sejak Selasa (16/11/2021).

Korban ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di pantai Desa Batu Boy, Kecamatan Namlea, Kabupaten Buru, Sabtu (20/11/2021).

Kepala SPKT Polres Pulau Buru, Ipda Bastian Tuhuteru membenarkan kejadian itu, korban adalah perempuan yang sebelumnya dilaporkan hilang di SPKT Polres Pulau Buru.

"Awalnya kita dapat laporan dari tim patroli Polsek Namlea, diinformasikan bahwa, ada penemuan jenazah oleh Bhabinkamtibmas dan Babinsa di pantai Desa Batu Boy," kata Tuhuteru, kepada TribunAmbon.com saat diwawancarai, Sabtu, siang.

Setelah mendapatkan informasi temuan mayat itu, tim gabungan dari Polres Pulau Buru langsung turun ke TKP untuk mengevakuasi jasad korban.

"Korban dibawa menggunakan speed Polair ke Pelabuhan Namlea, dan kita dari anggota SPKT, bersama dengan tim gabungan dari Buser dan Inafis Polres Pulau Buru, turun ke TKP untuk mengamankan jenazah," ungkap Tuhuteru.

Baca juga: AMO Buat Terobosan Musik untuk Penyembuhan, Uji Coba di RSUD Dr. Haulussy dan RSUP Dr. Leimena

Baca juga: Waspada, Investasi Bodong Marak Terjadi di Maluku, Begini Ciri-cirinya

Kemudian, korban langsung dibawa menggunakan mobil pick up ke kediamannya.

"Korban kita sudah bawah kembali ke kediamannya, selanjutnya akan dikebumikan," ujarnya

Dirinya juga belum bisa menjelaskan motif dari kejadian tersebut.

Selain itu, sebagai anak kandung, Lo Ode Samba mengatakan, bahwa dari pihak keluarga sudah mengikhlaskan atas kejadian yang menimpah orangtuanya.

"Dari pihak keluarga sudah mengikhlaskan kepergian alhmarhumah, dan menolak untuk diotopsi, dan hari ini akan dilaksanakan pemakaman," tutur Samba.

Diberitakan sebelumnya, korban dilaporkan meninggalkan rumahnya, tanpa ada alasan yang jelas, pada Selasa (16/11/2021) lalu, sekitar pukul 17.00 dan tidak pulang sejak saat itu. (*)

Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved