Breaking News:

Maluku Terkini

BPJS Serahkan Dokumen, Bantu Penyelidikan Kasus Dugaan Korupsi Dana Covid-19 di Maluku

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Cabang Ambon pun ikut membantu pemerintah dalam upaya penyelidikan kasus korupsi tersebut.

Muh Ridwan Tuasamu
Kepala BPJS Kesehatan KC Ambon, Rumondang Pakpahan. 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Ridwan Tuasamu

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Hampir sebulan, kasus dugaan penyimpangan dana jasa BPJS pasien Covid-19 di RSUD Dr. Ishak Umarella di Tulehu, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah bergulir di kejaksaan.

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Cabang Ambon pun ikut membantu pemerintah dalam upaya penyelidikan kasus korupsi tersebut.

Kepala BPJS Cabang Ambon, Rumondang Pakpahan mengatakan dirinya sempat dipanggil Pemda Maluku.

"Beberapa waktu lalu saya dipanggil untuk dimintai data rumah sakit tersebut," kata Pakpahan kepada TribunAmbon.com melalui sambungan telepon, Kamis (21/10/2021).

Baca juga: Empat Terdakwa Pemalsuan Hasil Rapid dan Genose C-19 Ambon Divonis 1 Tahun Penjara

Pihaknya kemudian memberikan data yang telah terverifikasi dan dibayarkan oleh Kementerian Kesehatan.

Dikatakan, BPJS harus membantu pemerintah memberantas tindak pidana Korupsi.

Kasus tersebut saat ini masih dalam penyelidikan Kejaksaan Negeri (Kejari) Ambon.

Penyelidikan yang dilakukan Kejari tersebut berdasarkan laporan masyarakat terkait penyalahgunaan dana Covid-19.

Selain itu, terdapat juga indikasi dugaan korupsi insentif tenaga kesehatan pada RSUD Umarella tahun anggaran 2020 sebesar Rp. 12 miliar.

Sehingga dengan data yang diberikan, Pakpahan berharap Pemda mendapatkan gambaran yang benar terkait permasalahan tersebut.

"Semoga data tersebut bisa membantu Pemda mendapatkan gambaran yang tepat," ucapnya. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved