Breaking News:

Ambon New Port

471 KK Tercatat Terdampak Pembangunan Ambon New Port

Pembangunan Ambon New Port di Desa Waai, Maluku Tengah memberikan dampak bagi ratusan warga sekitar.

TribunAmbon.com/Mesya
MALUKU - Gubernur Maluku, Murad Ismail akan membentuk panitia pembebasan lahan untuk pembangunan Ambon New Port di kawasan perbatasan Desa Waai dan Liang, Jumat (5/2/2021). 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Ridwan Tuasamu

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Pembangunan Ambon New Port di Desa Waai, Maluku Tengah memberikan dampak bagi ratusan warga sekitar.

Sebanyak 471 kepala keluarga Waai harus rela kehilangan tanah mereka di daerah tersebut.

Ketua Tim Persiapan Pembebasan Lahan (TPPL), Saleh Thio mengatakan masyarakat sekitar yang memilih tanah sudah memberikan pernyataan dan komitmen.

"Masyarakat sudah menandatangani pernyataan dan komitmen untuk melepaskan lahan mereka," kata Saleh kepada TribunAmbon.com, Senin (11/10/2021).

Baca juga: Jadi Ketua Tim Pembebasan Lahan Ambon New Port, Saleh Thio Klaim Masyarakat Waai Sudah Setuju

Dari 471 kartu keluarga (KK) tersebut, tercatat hanya 23 KK yang memiliki sertifikat tanah dan 16 KK mempunyai bukti kepemilikan dari desa setempat.

Sedangkan 23 KK juga memiliki bukti kepemimpinan dari sumber lain.

Sementara itu 403 KK lainnya tidak mempunyai sertifikat maupun bukti kepemilikan apapun terkait tanah yang mereka klaim.

Lanjutnya, jumlah tersebut masih akan bertambah saat tim turun ke lokasi nantinya.

"Dari 471 KK, sebanyak 403 belum terkonfirmasi memiliki bukti kepemilikan," tandasnya

Dalam waktu dekat pihaknya akan melakukan verifikasi ulang terkait jumlah warga terdampak pembangunan Ambon New Port.

Verifikasi ulang akan dilakukan melalui tahapan konsultasi publik.

Dia berharap pembebasan lahan untuk proyek strategis nasional tersebut bisa berjalan dengan lancar.

Pasalnya, hanya tersisa 2 Minggu lagi dari jadwal yang ditentukan untuk peletakan batu pertama.

Peletakan batu pertama tersebut rencananya dilakukan oleh Presiden Joko Widodo. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved