Maluku Terkini
Hari ke-10, Pencarian Dua Warga Tual yang Hilang di Perairan Tayando dan Mangur Resmi Ditutup
Basarnas Ambon resmi menutup pencarian dua awak speedboat yang hilang di perairan Tayando dan Mangur pada Jumat, (17/9/2021) lalu.
Penulis: Ode Alfin Risanto | Editor: Adjeng Hatalea
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Alfin Risanto
AMBON, TRIBUNAMBON.COM – Basarnas Ambon resmi menutup pencarian dua awak speedboat yang hilang di perairan Tayando dan Mangur pada Jumat, (17/9/2021) lalu.
Pengumuman resmi ini dikeluarkan berdasarkan SOP, yakni memasuki hari ke-10, Minggu (26/9/2021) proses pencarian kedua awak speedboad itu tidak membuahkan hasil.
"Untuk itu pencarian dua awak speedboat tersebut resmi ditutup hal ini juga sudah kami sampaikan kepada pihak keluarga dalam rapat evaluasi," ujar Kepala Basarnas Ambon, Mustari kepada TribunAmbon melalui pesan Whatsaap Selasa (28/9/2021) Pagi.
Menurutnya tindakan ini dilakukan sudah Sesuai dengan SOP yang ada dimana pencariaan dilakukan selama tujuh hari apabila nihil, maka ditambah tiga hari lagi barulah ditutup operasi pencarian.
Meski telah resmi ditutup proses pencarian, namun tidak puhaknya masih memberikan imbauan kepada kapal-kapal yang melintas di Perairan Tual agar segera melapor jika menemukan kedua awak speedboat, yakni Erlan dan Refan.
"Kita suda resmi tutup tapi kedapannya kalau ada info, kita lakukan evakuasi," terangnya.
Diberitakan sebelumnya, kejadian naas ini, berawal saat empat warga menggunakan sebuah speedboat berangkat dari belakang pasar Kota Tual pada Jumat, (17/9/2021) pagi pukul 07.00 WIT menuju Fadol, Kecamatan Kur Selatan.Namun sekitar pukul 13.00 WIT speedboat mereka tenggelam akibat gelombang tinggi.
Mereka diperkirakan mengalami musibah di perairan Tayando dan Mangur.
Dua dari empat korban selamat setelah setelah berenang sampai ke daratan, sementara dua lagi hilang dan belum di temukan hingga kini.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/basarnas-cari-nelayan-hilang76.jpg)