Ambon Hari Ini
Louhenapessy Akan Evaluasi PTM Jika Ambon Masuk PPKM Level 2
Selain PPKM Level dua, Louhenapessy juga memprioritaskan siswa kelas 5 dan 6 tingkat sekolah dasar (SD) dan Kelas 7 serta 8 tingkat sekolah
Penulis: Tanita Pattiasina | Editor: Fandi Wattimena
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Tanita Pattiasina
AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Bila Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level dua dilakukan, Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy akan mengevaluasi pelaksanaan sekolah tatap muka (PTM).
"Jika sudah PPKM level dua bru betul-betul strategis, sekarang zona masih berlanjut sampai kita terus betul-betul kendalikan," kata Louhenapessy di Balai Kota Ambon, Senin (20/9/2021) sore.
Selain PPKM Level dua, Louhenapessy juga memprioritaskan siswa kelas 5 dan 6 tingkat sekolah dasar (SD) dan Kelas 7 serta 8 tingkat sekolah menengah pertama untuk PTM lebih dulu.
Baca juga: Pakai Narkoba, Warga Wainitu Ambon Divonis 1 Tahun Penjara
Baca juga: Naik Jabatan jadi Bupati Seram Bagian Barat, Berikut Tugas Strategis Timotius Akerina
"Jika kita masuk level 2 bisa kita segera evaluasi untuk PTM. Kondisinya telah kita siapkan antara lain berikan prioritas untuk SMP kelas 2 dan tiga SD kelas 5 dan 6," lanjutnya.
Louhenapessy menjelaskan juga akan mengikuti rekomendasi dari ikatan dokter Indonesia (IDI).
Meskipun, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menganjurkan PTM di wilayah yang menerapkan PPKM level tiga.
"IDI rekomendasikan 80 persen sekolah sudah vaksin bisa lakukan PTM, mendikbud anjurkan bisa PTM di level 3 tapi IDI rekomendasi 80 persen sudah vaksin bs PTM," jelasnya.
Sementara itu, berdasarkan data vaksinasi di Kot Ambon telah mencapai 68 persen.
Louhenapessy berharap, pelaksanaan vaksinasi terus meningkat sehingga tercapai kekekbalan komunitas atau herd immunity pada Oktober 2021 nanti.
"Secara umum 68 persen mudah-mudahan paling trlambat oktober bisa capai herd immunity," tandasnya.