Breaking News:

Ambon Hari Ini

Sensus Aset Daerah, BPKAD Kota Ambon; Ada 450 Ribu Item, Rusak Tetap Didata

Kepala BPKAD Kota Ambon, Apries B. Gaspersz mengatakan barang milik daerah itu tetap akan dicatat meski dalam kondisi rusak.

Penulis: Tanita Pattiasina | Editor: Fandi Wattimena
Tanita
Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kota Ambon, Apries Gaspersz di Balai Kota Ambon, Senin (2/8/2021) sore. 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Tanita Pattiasina

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Sebanyak 450 ribu item aset daerah akan disensus Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Ambon.

Kepala BPKAD Kota Ambon, Apries B. Gaspersz mengatakan barang milik daerah itu tetap akan dicatat meski dalam kondisi rusak.

"Yang jelas ada 450.000 item, aset yang harus di sensus baik atau rusak maupun masih bagus semua akan didata pada saat sensus," kata Gaspersz kepada wartawan di Balai Kota Ambon, Selasa (14/9/2021) sore.

Lanjutnya, pendataan telah dilakukan sejak Juli dan ditargetkan selesai pada Desember 2021 mendatang.

"Sampai dengan Desember, enam bulan sensusnya. mulai dari bulan Juli sudah mulai sensus," lanjut Gaspersz.

Baca juga: Robby Sapulette Ancam Cabut Izin Trayek Angkot Nakal di Kota Ambon

Baca juga: 9 Anggota Polda Maluku Dipecat Tidak Hormat, Ada yang Terlibat Penganiyayaan hingga Asusila

Dijelaskan, saat ini timnya terus melakukan pendataan ke instansi-instansi pemerintahan untuk.

"Setiap hari petugas turun SKPD disemua instansi. Kalau sekarang baru 25 persen," jelasnya.

Gaspersz berharap hasil sensus aset kali ini valid untuk mencegah timbulnya masalah aset lainnya.

"Diharapkan data ini menjadi data valid sehingga audit tahun depan katong aset tidak bermasalah lagi,"  tandasnya. (*)

Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved