Breaking News:

Demo Mahasiswa Aru

Mahasiswa Pulau Aru - Maluku Demo dengan Kostum Pakaian Adat

Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Perhimpunan Mahasiswa Pulau Aru (Permru) berunjuk rasa di gedung Gubernur Maluku dengan mengenakan kostum pakai

Penulis: Risman Serang | Editor: Adjeng Hatalea
TribunAmbon.com/Alfin
MALUKU: Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Perhimpunan Mahasiswa Pulau Aru (Permru) berunjuk rasa di gedung Gubernur Maluku dengan mengenakan kostum pakaian adat, Senin (13/9/2021). 

Massa juga membawa sejumlah poster bertuliskan ‘Save Marafenfen’ yang merupakan tanah adat masyarakat Kabupaten Kepulauan Aru, Maluku.

MALUKU : Mahasiswa pulau Aru menggelar aksi di halaman kantor Gubernur Maluku, Senin (13/9/2021).
MALUKU : Mahasiswa pulau Aru menggelar aksi di halaman kantor Gubernur Maluku, Senin (13/9/2021). (TribunAmbon.com/Risman)

Puluhan mahasiswa ini juga secara bergantian berorasi menyuarakan aspirasi mereka.

Seorang orator aksi dalam orasinya menyatakan, tanah adat di Desa Marafenfen, Kabupaten Kepuluan Aru dibatasi kepemilikan tanah, karana pembangunan bandara TNI Angkatan Laut di atas tanah tersebut.

Pendemo tak terima hutan adatnya direnggut, kehidupan hewan endemic, seperti Burung Cendrawasih, Kakatua juga terancam karena penggusuran yang dilakukan.

Mereka juga meminta Gubernur Maluku, Murad Ismail untuk segera mencabut SK TNI AL yang dikeluarkan pada 22 Januari 1992 agar tanah adat bisa diselamatkan.

Selain itu, mereka mendesak Pemerintah Pusat untuk segera mengesahkan RUU Masyarakat Adat dan Perda Masyarakat Aru.

Setelah berunjuk rasa selama beberapa jam, perwakilan dari Pemda Maluku menemui massa aksi.

Horjoman Labok mengaku, segala tuntutannya disambut baik dan akan di sampaikan kepada Gubernur Maluku, Murad Ismail.

“Dari hasil pertemuan dengan perwakilan dari Gunernur, segala tuntutan akan disampaikan ke Gubernur dan pimpinan lainnya, sambil menunggu pertemuan kedua,” ujarnya.(*)

Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved