Breaking News:

Cuaca Ekstrem Maluku

Belasan Rumah di Negeri Utta - Maluku Terancam Banjir Rob, Warga; Kami Butuh Bantuan

elasan rumah di pesisir pantai Negeri (Desa) Utta, Kecamatan Wakate, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) terancam hantaman banjir Rob.

Penulis: Lukman Mukadar | Editor: Fandi Wattimena
TribunAmbon.com/ Lukman Mukadar
Banjir rob di Desa Utta, Kecamatan Wakate, Kabupaten SBT. Jumat (10/9/2021) 

Laporan Kontributor TribunAmbon.com.

MASOHI,TRIBUNAMBON.COM – Belasan rumah di pesisir pantai Negeri (Desa) Utta, Kecamatan Wakate, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) terancam hantaman banjir Rob.

Dalam dua hari terakhir, air laut menghantam sampai ke pemukiman dampak cuaca buruk.

"Disini ada sekitar 15 rumah, kalau ombak besar itu sampe di rumah-rumah sini. Kami butuh bantuan" kata salah saeorang warga, Acim Warat kepada TribunAmbon.com melalui pesan singkat, Jumat (10/9/2021) sore.

Dia menjelaskan, ancaman banjir Rob kerap terjadi disaat kondisi cuaca memburuk.

Dua hari terakhir, warga pun akhirnya harus keluar dari rumah lantaran air laut naik hingga ke pemukiman.

Lanjutnya, dia dan warga lainnya pun telah melaporkan kondisi itu ke pemerintah daerah termasuk wakil rakyat.

Baca juga: Laut Tidak Bersahabat, Basarnas Ambon Minta Bantuan Udara Cari ABK KM. Hentri

Baca juga: Cuaca Ekstrem di Perairan Pulau Buru, Kapal Ferry Penyeberangan Namlea-Ambon Dilarang Berlayar

Namun, hingga kini belum ada tindaklanjut pelaporan, padahal kondisi mereka cukup terancam.

"Sudah sering kita sampaikan secara tatap muka langsung tapi sampe saat ini seng (tidak) ada jawaban sampe sekarang, sudah dari 2019 kita sampaikan itu" jelas Acim.

Untuk menghindari ancaman itu, dibutuhkan talut penahan ombak.

Untuk menghalau ombak, warga hanya bertahan dengan membuat dinding penghalang dari batang kayu yang didapat dari hutan sekitar.

"Kita cuma Pele (palang) dengan kayu begini saja," ujar dia.

Dirinya pun berharap dengan kondisi ini ada perhatian pemerintah daerah agar bisa menghilangkan kekawatiran warga terutama saat musim ombak atau tiba musim timur.

"Kita berharap pemerintah SBT melihat derita kita di Utta sini," harapnya. (*)

Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved