Breaking News:

Maluku Terkini

Cari Pangan Lokal Khas Daerah Asal Pattimura, Kunjungi Lapak Ini

Hingga kemudian gula berbahan saripati nira itu pun mampHingga kemudian gula berbahan saripati nira itu pun mampu bersanding dengan panganan khas

Editor: Fandi Wattimena
TribunAmbon.com/ Fandi Wattimena
Deretan lapak panganan lokal Jl. Tulukabessy, Kota Ambon 

Laporan Kontributor Tribunambon.com Risman Serang

AMBON, TRIBUNAMBON.COM – Pulau Saparua, Kabupaten Maluku Tengah tidak hanya dikenal dengan cerita dan peninggalan sejarah. Daerah asal Kapitan Pattimura, tokoh perlawanan rakyat Maluku itu juga ternyata juga dikenal dengan berbagai jenis pangan lokal.

Orang Ambon mana yang tidak tau legitnya Gula Saparua setelah diolah menjadi rujak, atau isian onde-onde.

Hingga kemudian gula berbahan saripati nira itu pun mampu bersanding dengan panganan khas yang menjadi oleh-oleh untuk keluarga.

Sebut saja babes dari Kulur, bagea dari Iha mahu dan kudapan lainnya yang diproduksi rumahan itu.

Nah, untuk mendapatkan berbagai panganan khas Saparua itu, tidak lantas harus menyeberangi lautan ke Saparua.

Karena deretan lapak Jl. Tulukabessy, persis tepat di samping kantor PUPR Provinsi Maluku ini menyediakan lengkap semua jenis pangan yang diinginkan.

Panganan lokal Maluku
Panganan lokal Maluku (TribunAmbon.com/ Fandi Wattimena)

Baca juga: Tulang Ikan Tuna Disulap Jadi Kerajinan, Ini Hasilnya

Baca juga: Keluhkan Rencana Bayar Angkot Pake Barcode, Sopir; Tak Semua Punya Hp Android

Mulai dari aneka bagea, sarut, sagu tumbu, halua kenari, hingga babes.

Menurut para pedagang, belasan tahun sudah mereka berjualan disitu, sehingga telah menjadi tujuan pelancong hingga wisatawan.

“Kalau orang ambon yang mau keluar daerah pasti beli sagu lempeng dan panganan lainnya di sini,” ucap Oma Maria kepada TribunAmbon.com, Jumat (3/9/2021) siang.

Harga yang dipatok untuk jajanan itu pun relatif lebih, mulai dari harga Rp. 15 ribu untuk satu paket sagu lembeng dan bagea hingga sagu kenari seharga Rp 20.000.

Selain pangan lokal terdapat juga kerajinan tangan seperti gerabah, berupa sempe dan teko dari tanah liat.

“Kalau gerabah itu dari negeri Ouw Saparua,” tandasnya. (*)

Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved