Breaking News:

Ambon Hari Ini

Louhenapessy Berkomitmen Selamatkan Dokumen Negara

Lanjutnya, penandatanganan pernyataan komitmen hari ini sebagai insiatif darinya selaku wali kota menyambut perayaan HUT Ke-446 Kota Ambon.

Penulis: Tanita Pattiasina | Editor: Fandi Wattimena
TribunAmbon.com/ Tanita Pattiasina
Penandatanganan Komitmen Tertib Arsip di Lingkungan Pemkot Ambon oleh Walikota Ambon Richard Louhenapessy, Kamis (2/9/2021) 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Tanita Pattiasina

AMBON, TRIBUNAMBON.COM – Pemerintah Kota Ambon harus tertib dalam hal kearsipan mengingat arsip menjadi bagian penting tak hanya dalam aspek sejarah namun juga pada pembangunan jangka panjang.

“Arsip ini memiliki arti yang sangat amat penting baik dari aspek sejarahnya untuk kita belajar mengenai masa lalu tapi juga dari aspek yuridis dari segi pembuktian. itu betul memiliki nilai strategis,” Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy dalam sambutan saat kegiatan Penandatanganan komitmen dalam rangka penyelamatan arsip dan dokumen Negara pada Pemerintah Kota Ambon di Halaman Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Ambon, Kamis (2/9/2021).

Lanjutnya, penandatanganan pernyataan komitmen hari ini sebagai insiatif darinya selaku wali kota menyambut perayaan HUT Ke-446 Kota Ambon.

Hal itu juga sebagai apresiasi atas upaya Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Ambon dalam rangka membenahi penataan arsip di lingkup Pemkot Ambon.

“Oleh sebab itu diperlukan kesadaran dan perhatian akan pentingnya merawat arsip untuk menjaga memori individu dan kolektif bangsa yang telah dilaporkan kepala dinas,” tambahnya.

Louhenapessy berharap dengan adanya penandatangan komitmen tersebut sebagai momentum pembenahan dan pendataan kearsipan daerah.

“Harapan saya penandatanganan komitmen hari ini, menjadi momentum dinas perpustakaan dan kearsipan sebagai lembaga kearsipan daerah untuk terus melakukan pembenahan terhadap pendataan, penataan dan pembinaan kearsipan dilingkup Pemkot Ambon,” jelasnya

“Tetapi saat yang bersamaan juga sebuah peringatan bagi opd dalam lingkup Pemkot ambon untuk memberi perhatian serius bagi penataan arsip di opd nya masih-masing,” imbuhnya.

Baca juga: Usai Disuntik Vaksin Covid-19, Mahasiswa IAIN Ambon Akui Lapar dan Ngantuk

Baca juga: Jalan Rusak di Pasar Mardika, Warga; Padahal Mobil Plat Merah Sering Lewat

Sementara itu, Kepala ANRI, Imam Gunarto, dalam sambutannya memberi apresiasi yang tinggi kepada Wali kota dan Pemkot Ambon, atas komitmen tertib arsip.

“Komitmen ini sangat luar biasa, di ujung timur indonesia, di Kota Ambon akan muncul mercusuar kearsipan, karena sudah ada komitmen gerakan tertib arsip sebagaimana yang sudah diluncurkan ANRI sejak tahun 2016,” ungkapnya.

Dikatakan, memasuki usianya yang ke-446 tahun, sering terjadi gejolak di masa lampau, tentu ada banyak arsip tentang kota ini yang harus diselamatkan.

“Salah satu langkah penyelamatan itu dimulai dari komitmen pemerintah yang dapat ditindaklanjuti dengan adanya peraturan daerah tentang arsip yang menjadi perintah tertinggi untuk kearsipan dan menjadi bukti yang sah agar otensitas arsip tidak diragukan,” tandasnya.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas (Kadis) Perpustakaan dan Kerasipan Kota Ambon, Petrus Pattiasina, menyatakan penyelenggaraan kegiatan ini merupakan dukungan bagi pihaknya yang sedang melakukan empat hal utama terkait arsip yaitu; membuat Jadwal Retensi Arsip (JRA), Klasifikasi Arsip, Tata Naskah Dinas dan Klasifikasi Keamanan Arsip, sebagai bagian dari komitmen untuk memperbaiki proses pendataan, penataan, dan pembinaan kearsipan di lingkup Pemkot Ambon.

Menurut kadis, dalam rangka pengelolaan dan penataan arsip itu pula, maka Tahun 2022, Pemkot Ambon akan membangun Gedung Layanan Perpustakaan berstandar nasional di kawasan Karang Panjang. (*)

Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved