Breaking News:

Ambon Hari Ini

Jawab Tuntutan Sopir, Sapulette Naikan Tarif Angkot Mulai 7 September

Hal itu menyikapi aksi unjukrasa ratusan sopir angkot yang terbebani kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM)

Penulis: Ode Dedy Lion Aziz | Editor: Fandi Wattimena
TribunAmbon.com/ Dedy Azis
Kadishub Ambon, Robby Sapulette saat mediasi dengan dengan para sopir angkot, Kamis (26/8/2021) 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Dedy Azis

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Ambon, Robby Sapulette menaikan tarif angkutan kota (Angkot).

Hal itu menyikapi aksi unjukrasa ratusan sopir angkot yang terbebani kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) pertalite khusus (PLK).

Sementara itu, BBM bersubsidi, yakni premium akan dihapus dari peredaran oleh pemerintah.

Tarif baru angkutan dalam Kota Ambon rencananya mulai diberlakukan 7 September 2021.

"Mulai tanggal 7 September 2021, akan diberlakukan tarif angkot terbaru menyusul kenaikan harga BBM Pertalite khusus atau PLK," ujar Kadishub Ambon saat menemui para pendemo di ruang paripurna DPRD Kota Ambon, Jl. Rijali, Sirimau, Ambon, Kamis (26/8/2021) siang.

Dia menilai rencana kenaikan tarif angkot itu wajar untuk kesejahteraan para sopir yang tentu sangat terdampak kebijakan tersebut.

Lanjutnya, pihaknya akan segera menemui Pertamina sebelum pemberlakuan kenaikan tarif angkot.

Baca juga: Sopir Angkot di Ambon Mogok Narik, Warga Pilih Naik Becak dan Ojek

Baca juga: Demo Tolak Penghapusan BBM Premium, Macet Tak Terhindarkan di Depan Gedung DPRD Kota Ambon

"Demi kesejahteraan rakyat, sebelum tanggal 7, kami akan melakukan rapat bersama seluruh pihak terkait, termasuk Pertamina, yang pastinya kami sesuaikan agar tidak merugikan saudara-saudara semua," kata dia.

Menutup pertemuan dengan para sopir angkot, Robby meminta mereka untuk segera kembali melayani warga kota.

"Bapak-bapak silahkan kembali melayani masyarakat seperti biasa, karena sekarang ini diluar sana terjadi kemacetan terpanjang dalam sejarah kota Ambon," tutupnya.

Sebelumnya, demonstran melakukan aksi didepan kantor DPRD Kota Ambon dengan memblokade area jalan utama.

Alhasil, terjadi kemacetan sepanjang Jl Rijali hingga Jl Jendral Soedirman. (*)

Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved