Breaking News:

Vaksinasi Masal

Stok Menipis, Dinkes Maluku Tengah Minta Tambahan Vaksinasi

Lanjutnya, animo masyarakat untuk ikut vaksin semakin tinggi sehingga penambahan stok pun sangat dibutuhkan.

Penulis: Lukman Mukadar | Editor: Fandi Wattimena
TribunAmbon.com/Lukman
MALUKU: Petugas Vaksinator Tampak menyuntikan cairan Vaksin kepada salah satu warga di Terminal Binaya Masohi, Senin (9/8/2021). 

Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Lukman Mukaddar

MASOHI, TRBUNAMBON.COM - Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah melalui Dinas Kesehatan mengusulkan penambahan Vaksin sebanyak 26. 400 dosis vaksin Covid-19 ke Pemerintah pusat.

Permintaan dilakukan menyusul stok vaksin semakin menipis.

“Minggu ini kita ada minta sebanyak 26.400 dosis,” kata Kepala Bidang Pengendalian Penyakit dan Obat-obatan, Dinkes Maluku Tengan, Darwin Lessy, Sabtu (21/8/2021).

Lanjutnya, animo masyarakat untuk ikut vaksin semakin tinggi sehingga penambahan pasokan sangat dibutuhkan.

“Kita lihat aniomo masyarakat saat ini sangat tinggi, karena itu kita butuh tambahan vaksin,” ujarnya.

Lessy menuturkan, realisasi vaksin disana masih terbilang rendah terlihat dari disparitas antara pelaksanaan dan target yang masih terbilang cukup jauh.

Baca juga: Muscab PKB se-Maluku, Cak Imin Sebut Hasil Lembaga Survey PKB Tempati Posisi 3 Teratas

Baca juga: Pengalihan PI 10% Masuk Tahap 7, Jadi Kado Spesial HUT Maluku

Dimana sasaran yang ditargetkan sebanyak 332 ribu sementara tercatat baru sebanyak 25 ribu jiwa yang divaksin.

“Data per tanggal 20 kemarin kita sudah mencapai 25.518 yang divaksin dosis pertama dan kedua,” jelasnya.

"Target kita itu 1.821 perhari. Itu sudah kita lakukan tapi yang menjadi kendala teman-teman di lapangan itu soal ketersediaan vaksin karena itu kita terus minta penambahan vaksin, karena kita dapat jatah dari provinsi itu terbatas, sementara animo masyarakat itu tinggi,” imbuh Lessy.

Pihaknya berharap pemerintah pusat bisa memperhatikan kebutuhan di daerah sehingga target yang sudah ditentukan bisa segera tercapai pada waktunya.

"Karena itu kita berharap ada penambahan atau setidaknya kita bisa dapat jatah sesuai dengan permintaan yang kita ajukan. Sebab selama ini kan kita minta sekian tapi dapatnya hanya sekian," tandasnya. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved