Breaking News:

Mayat di JMP

Nyawa Firman Hilang di Jembatan Merah Putih – Ambon, Ini Kronologinya

Keduanya yakni A (21) Dan R (16) yang berhasil ditangkap di Desa Seit, Kecamatan Leihitu, Maluku Tengah, Jumat (20/8/2021) pagi.

Penulis: Ode Alfin Risanto | Editor: Fandi Wattimena
TribunAmbon.com/Alfin
Kapolresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease, Kombes Pol Leo S.N Simatupang saat Konfrensi Pers Kasus Pembunuhan Firman Ali ysng ditemukan tewas di Jembatan Merah Putih (JMP) Ambon, Jumat (20/8/2021) sore. 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Alfin Risanto

AMBON,TRIBUNAMBON.COM - Kepolisian Resort Kota (Polresta) Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease akhirnya menangkap pelaku pembunuhan Firman Alias La Tole, wargan desa Waiheru, Kota Ambon.

Keduanya yakni A (21) Dan R (16) yang berhasil ditangkap di Desa Seit, Kecamatan Leihitu, Maluku Tengah, Jumat (20/8/2021) pagi.

Dari hasil pemeriksaan, keduanya mengaku menganiaya hingga tidak sadarkan diri dan kemudian membuang korban hingga ditemukan tidak bernyawa oleh nelayan di bawah Jembatan Merah Putih (JMP), Jumat siang.

 A (21) Dan R (16) yang berhasil ditangkap di Desa Seit, Kecamatan Leihitu, Maluku Tengah.

Kepada awak media, Kapolresta Pulau Ambon dan Pulau pulau Lease, Kombes Pol Leo Surya Nugraha  Simatupang menjelaskan kronologi kejadian bermula dari pesta minuman keras disalah satu penginapan di Kota Ambon.

Perselisihan awal terjadi saat korban menolak permintaan kedua tersangka untuk ikut meneguk miras.

"Cecok pertama terjadi di salah satu penginapan, dia (Korban) menolak ajakan pelaku A untuk Minum minuman keras dan korban melontarkan kata kasar yakni 'paling Kampungan'  kepada R yang saat itu sedang memainkan kontak lampu penginapan," ujar Kapolresta dalam rilis, Jumat (20/8/2021) Siang.

Baca juga: Sempat Kabur Usai Habisi Nyawa Firman, 2 Pelaku Diringkus Polisi di Desa Seith-Maluku Tengah

Baca juga: Polisi Tangkap Dua Terduga Pelaku Pembunuh Firman di Jembatan Merah Putih Ambon

Cekcok mulut di penginapan tidak berlangsung lama, setelah dilerai saksi.

Kemudian seusai berpesta miras, kedua pelaku dan korban langsung balik kerumah mereka di desa Waiheru dengan mengendara satu unit sepeda motor dengan nomor polisi DE 3301 LW, Kamis(19/8/2021) dini hari.

Halaman
12
Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved