Ambon Terkini
Curanmor Meningkat, Wakil Rakyat; Perlu Koordinasi Antara Dishub dan Kepolisian
Apalagi, Dishub Ambon sendiri telah menaikan tarif retribusi parkir yang telah disepakati bersama Pemerintah Kota dan pihak ketiga
Penulis: Mesya Marasabessy | Editor: Adjeng Hatalea
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Mesya Marasabessy
AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Ketua Komisi I DPRD Maluku, Amir Rumra meminta Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Ambon bersama Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Ambon untuk melakukan koordinasi lebih serius terkait meningkatnya angka curian motor di Kota Ambon.
"Kalau curian motor terjadi di tempat parkir berarti Dishub yang bertanggung jawab, tapi kalau diluar tempat parkir kan itu ranahnya pihak kepolisian. Jadi ini tanggung jawab bersama Dinas Perhubungan dan pihak kepolisian yang dimana mereka harus saling berkoordinasi kalau tahu ada angka curanmor yang meningkat," kata Amir Rumra kepada TribunAmbon.com, Senin (9/8/2021) siang.
Menurutnya, masalah curanmor harus jadi perhatian serius bagi Dishub Ambon.
Apalagi, Dishub Ambon sendiri telah menaikan tarif retribusi parkir yang telah disepakati bersama Pemerintah Kota dan pihak ketiga dan telah diumumkan pada (17/5/2021) lalu.
"Karena retribusinya kan dibayar apalagi sekarang malah tambah naik. Kita sudah bayar parkir, berarti juru parkir juga harus bertanggung jawab disitu karena mereka dibawah naungan Dishub yang bertugas untuk menjaga keamanan kendaraan kita saat parkir," ungkapnya.
Lanjutnya, ia meminta pihak kepolisian juga harus mengantisipasi hal ini kembali terjadi dengan melakukan pencegahan dan bekerja lebih ekstra.
"Pihak kepolisian juga harus siap, kita harapkan adalah pencegahan dini. Harus bekerja lebih ekstra karena hal seperti ini kan pihak kepolisian yang punya bagian ya," ujarnya.
Ia menduga, adanya keterlibatan Juru Parkir dalam aksi curanmor yang dilakukan.
"Ini jangan sampai jukir yang disitu malah bermain juga karena terjadi di sekitar mereka karena kan mereka yang lebih tahu," ujarnya.
Ia mengusulkan, adanya pemasangan CCTV di tempat-tempat yang merupakan kawasan rawan curanmor.
"Pemasangan CCTV yang mereka bisa lakukan di tempat-tempat yang rawan terjadi curian motor. Masalah ini menjadi warning kepada dishub untuk taat betul melakukan pemantauan menjadi titik sampel," usul Amir.
Diberitakan sebelumnya, Polresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease mencatat kasus pencurian kendaraan bermotor mengalami peningkatan dalam enam bulan terakhir.
Menurut catatan Polresta Ambon dan Pulau-pulau Lease, 35 kasus pencurian kendaraan bermotor terjadi selama Januari hingga Juli 2021.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/982021-amir-rumra.jpg)