Breaking News:

Paralimpiade 2020

Maluku Kirimkan 3 Putra Terbaik Mewakili Indonesia di Paralimpiade 2020

Meskipun belum memberikan hasil maksimal, Tehupeiory menjadi satu-satunya sprinter putri Indonesia yang mencatatkan namanya dalam pesta olahraga

Penulis: Ode Dedy Lion Aziz | Editor: Fandi Wattimena
Courtessy / Instagram @Alvina Tehupeiory
MALUKU: Alvin Tehupeiory, seorang sprinter putri asal Maluku yang berhasil lolos ke olympiade Tokyo 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Dedy Azis

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Euforia keikutsertaan Alvin Tehupeiory dalam olimpiade Tokyo 2020, masih menjadi perbincangan di Kota Ambon.

Meskipun belum memberikan hasil maksimal, Tehupeiory menjadi satu-satunya sprinter putri Indonesia yang mencatatkan namanya dalam pesta olahraga terbesar itu.

Namun, tidak selesai euforia dari Tehupeiory, kini 3 putra terbaik dari tanah raja-raja akan mewakili Indonesia di ajang Paralimpiade Tokyo 2020.

Hal tersebut dibenarkan Pembina Organisasi National Paralympic Commite (NPC) Maluku, Ferry Nahusona, Rabu (4/8/2021) pagi.

"Ya, mereka sedang persiapan di Tokyo, yang berdarah Maluku nemang 3 orang, tapi yang dari NPC Maluku itu Adyos dan Elvin," ujarnya kepada TribunAmbon.com, melalui sambungan telepon, Rabu (4/8/2021) pagi.

Paralimpiade merupakan ajang olahraga terbesar bagi para penyandang difabel di seluruh dunia.

Rencananya dua pekan usai olimpiade Tokyo, paralimpiade akan dimulai di ibukota Jepang tersebut.

Ketiga putra Maluku yang akan mewakili Indonesia di ajang tersebut ialah, David Michael Jacobs, Elvin Elhudia Sesa, dan Adyos Astan.

Baca juga: Bambang Ismawan Jadi Pangdam XVI Pattimura, Jeffry Apoly Rahawarin Dimutasi Jadi Pangkogabwilhan

Baca juga: Layani Warga dari Balik Pagar, Far-Far Nilai Taspen Ambon Tidak Manusiawi

Mereka adalah 3 dari 23 atlet yang dikirim National Paralympic Commite (NPC) Indonesia.

Masing-masing atlet tersebut, akan berlaga pada cabang olahraga Tenis meja dan Atletik.

David dan Adyos Astan, berhasil lolos ke Paralimpiade Tokyo 2021 karena keduanya merupakan unggulan dikelasnya masing-masing dilevel Asia tenggara.

Sementara itu Elvin Sesa, berhasil lolos ke paralimpiade Tokyo berkat medali perak yang diperolehnya saat berlaga pada Tunis World para Athletics Grand Prix 2021 di Tunisia.

Diketahui, David merupakan atlet tenis meja keturunan Ambon yang menetap di Jakarta, sementara Astan dan Sesa merupakan atlet yang berdomisili di Ambon. (*)

Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved