Breaking News:

Relokasi Pasar Mardika

Banyak Masalah Pasca Relokasi Pasar Mardika, Harry Far-Far Usul Buat Posko Pengaduan

Posko pengaduan menurutnya menjadi kebutuhan mengingat hingga kini persoalan pedagang pasca pembongkaran lapak urung berakhir

Penulis: Mesya Marasabessy | Editor: Fandi Wattimena
TribunAmbon.com/ Ridwan Tuasamu
Pasar Apung Mardika dipenuhi sampah. 

Banyak Masalah Pasca Relokasi Pasar Mardika, Harry Far-Far Usul Buat Posko Pengaduan

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Mesya Marasabessy

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Ambon, Harry Putra Far-Far mengusulkan pembuatan posko pengaduan untuk menampung segala keluh kesah pedagang Pasar Mardika.

Posko pengaduan menurutnya menjadi kebutuhan mengingat hingga kini persoalan pedagang pasca pembongkaran lapak urung berakhir.

Mulai dari masalah kondisi lapak di pasar translokasi, pembiayaan hingga persoalan lingkungan pasar.

"Akan ada usulan pribadi saya supaya dibuka satu posko pengaduan. Supaya semua hal yang mengenai proses revitalisasi, jalannya keamanan, kebersihan dan sebagainya, informasi yang diterima oleh para pedagang harus ada pos disitu yang dijaga oleh Dinas Indag, Satpol PP dan pihak kepolisian," kata Harry Putra Far-Far kepada TribunAmbon.com, Jumat (30/7/2021) siang.

Baca juga: Belum Ada Listrik di Lapak Relokasi Pasar Apung, Wakil Rakyat; Ini Bukti Pemkot Ambon Tidak Serius

Baca juga: Pemenang Tender Segera Diumumkan, Disperindag Ambon Minta Pedagang Segera Kosongkan Lokasi

Posko pengaduan itu kemudian dikelola pemerintah melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Ambon.

Dengan demikian, selanjutnya jika ada masalah lagi, para pedagang bisa langsung ke posko pengaduan supaya pemerintah juga bisa mengetahui kesulitan apa yang tengah dihadapi para pedagang.

"Karena dalam proses revitalisasi ini harus ada koordinasi yang baik antara pedagang dan pemerintah," ungkapnya.

Ia melanjutkan, usulan ini akan ia sampaikan dalam rapat yang nantinya dihadiri oleh Disperindag untuk bisa segera ditindaklanjuti.

"Jadi nanti usulan ini akan saya sampaikan langsung ke pihak Dinas Indag dalam rapat Komisi nanti supaya proses relokasi ini bisa diseriusi oleh pemerintah," tandas Harry. (*)

Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved