Nelayan Hilang di Pulau Buru
Pencarian Nelayan Hilang di Perairan Pulau Buru Sudah Dihentikan
Pencarian Damra Litiloly (66), nelayan asal Desa Wailihang, Kabupaten Buru, yang dikabarkan hilang saat melaut telah dihentikan.
Penulis: Fajrin S Salasiwa | Editor: Salama Picalouhata
Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Andi Papalia
NAMLEA, TRIBUNAMBON.COM - Pencarian Damra Litiloly (66), nelayan asal Desa Wailihang, Kabupaten Buru, yang dikabarkan hilang saat melaut telah dihentikan.
Pencarian dihentikan setelah dilakukan pencarian selama 7 hari, thitung Sabtu (17/7/2021) hingga Sabtu (24/7/20221) kemarin.
"Sudah selesai pencarian dari hari Sabtu 24 Juli 2021 kemarin," kata Koordinator Pos SAR Namlea, Rahmat Palapia saat dikonfirmasi TribunAmbon.com melalui whatsapp, Kamis (29/7/2021) siang.
Baca juga: Pelni Hentikan Sementara Pelayaran 7 Kapal Perintis di Perairan Maluku
Lanjutnya, operasi pencarian resmi dihentikan apabila sudah tujuh hari upaya mereka belum membuahkan hasil.
"Kini nelayan sudah dinyatakan hilang, dan tidak bisa ditemukan," ujarnya.
Paapia juga mempertimbangkan data dari BMKG yang memperkirakan potensi buruk dengan ketinggian gelombang mencapai 2,5 meter.
Selain itu, faktor lokasi koordinat kapal-kapal yang tenggelam tidak diketahui, sehingga menyebabkan luas area pencarian tidak dapat ditentukan atau diperkirakan secara pasti.
Seperti diberitakan, Korban pergi melaut menuju rompong di sekitar Perairan Desa Wailihang, Kabupaten Buru, Sabtu (17/7/2021) kemarin
Namun, hilang kontak dan belum juga ditemukan hingga saat ini. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/proses-pencarian-nelayan-masih-terus-dilakukan.jpg)