Selasa, 5 Mei 2026

Aksi Jokowi End Game

Sosok Ahmad Sofian, Buronan Polisi karena Sebar Poster 'Jokowi End Game' dan Diduga Jadi Provokator

Nama Ahmad Sofian mendadak menjadi sorotan setelah muncul sebaran poster yang menuntut dirinya ditangkap dan dipenjara.

Tayang:
Editor: Citra Anastasia
Tribun Jakarta
Poster seruan aksi 'Jokowi End Game'. 

Poster seruan untuk melakukan aksi unjuk rasa menolak PPKM Darurat atau disebut aksi Jokowi End Game, sempat ramai di media sosial beberapa waktu lalu.

Dalam seruan tersebut, rencana aksi 'Jokowi End Game' dilakukan pada Sabtu (24/7/2021), dimulai dari Glodok menuju Istana Negara.

"Mengundang seluruh elemen masyarakat!! Untuk turun ke jalan menolak PPKM dan menghancurkan oligarki istana beserta jajarannya," tulis seruan pada poster itu.

Namun, aksi tersebut mendapat kecaman publik, karena dianggap membahayakan masyarakat di tengah lonjakan kasus Covid-19 di Indonesia.

Setelah aksi tersebut tidak terbukti, publik pun kembali menyoroti sebaran poster untuk menangkap sang provokator aksi tersebut.

Kemudian, nama Ahmad Sofian yang diduga menjadi provokator aksi 'Jokowi End Game' muncul di media sosial.

Sosoknya menjadi sorotan setelah muncul sebaran poster yang menuntut dirinya ditangkap dan dipenjara.

Bahkan, sebaran poster yang berjudul "Penjarakan Achmad Sofian" pun ikut viral di media sosial.

Baca juga: Jokowi Singgung Minimnya Realisasi Penyaluran Bansos

Jadi Buruan Polisi 

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, aksi unjuk rasa yang mengatasnamakan 'Jokowi End Game' tidak terbukti.

"Sampai saat ini belum ada aksi sama sekali. Jadi banyak berikan hoax yang beredar tapi kami tetap antisipasi," Kombes Pol Yusri Yunus, Sabtu (24/7/2021), dikutip dari Tribunnews.

Yusri menyebutkan banyak hoaks yang tersebar di masyarakat terkait demo tersebut.

Hoaks tersebut, kata Yusri, banyak beredar di media sosial.

Mereka menggunakan logo ojek online yang sebenarnya tidak terlibat dalam aksi tersebut.

"Banyak yang beredar di media sosial untuk mengajak demo di Jakarta. Beberapa organisasi seperti ojol dan organisasi yang lain mengatakan tidak ikut karena mereka sadar bahwa Jakarta ini tinggi angka Covid," kata Yusri.

Yusri tidak menyebut berapa banyak hoaks yang ditemukan oleh Polda Metro Jaya.

Namun, ia memastikan akan mencari tahu siapa penyebarnya.

"Nanti kita cari," katanya. (Tribunnews.com/Wartakota/Kompas.com)

Artikel ini telah tayang di WartaKotalive.com dengan judul Viral Dituduh Provokator Aksi Jokowi End Game, Ahmad Sofian Menghilang Dikejar Polisi Sejak Kemarin

Sumber: Warta Kota
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved