Breaking News:

Cuaca Ekstrem Maluku

Bencana Longsor Terjang 17 Titik di Ambon, 56 Rumah Warga Rusak, Warga Diminta Tetap Waspada

Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Kota Ambon mencatat dari 17 titik longsor itu, setidaknya ada 56 rumah warga rusak.

Editor: Salama Picalouhata
Fandi Wattimena
Rumah milik keluarga Tantua di Negeri Halong, Kota Ambon rusak akibat longsor, Senin (12/7/2021) 

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Sebanyak 17 titik tanah longsor terjadi di Kota Ambon, Maluku.

Akibatnya, sejumlah ruas bangunan rumah warga mengalami kerusakan.

Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Kota Ambon mencatat dari 17 titik longsor itu, setidaknya ada 56 rumah warga rusak. Selanjutnya masih dalam pendataan.

"56 rumah longsor tersebar di empat kecamatan," kata Sekertaris BPBD Kota Ambon, Eva Tuhumury kepada TribunAmbon.com, Selasa (13/7/2021).

Dia melanjutkan, empat kecamatan tersebut di antaranya Nusaniwe, Sirimau, Baguala dan Teluk Ambon.

Dalam empat kecamatan tersebut terdapat 17 titik longsor.

Di Kecamatan Nusaniwe ada tiga titik lokasi longsor, yakni Kawasan Kudamati, Benteng dan Amahusu.

Empat titik lainnya di Kecamatan Sirimau, yakni Batu Gajah, Amantelu, Batu Meja, Waihoka dan Soya.

Caption: Tiga kios di kawasan Monumen Ambon City of Music, Jalan Dr. J Leimena, Hative Besar, Teluk Ambon, Kota Ambon tersapu longsor, Minggu (11/7/2021).
Caption: Tiga kios di kawasan Monumen Ambon City of Music, Jalan Dr. J Leimena, Hative Besar, Teluk Ambon, Kota Ambon tersapu longsor, Minggu (11/7/2021). (TribunAmbon.com/ Adjeng Hatalea)

Kecamatan Teluk Ambon tanah longsor terjadi di Tawiri, Poka dan kawasan Tihu.

Baca juga: Wakil Rakyat: Selain Covid-19, Kota Ambon Juga Dihantui Banjir dan Longsor

Baca juga: Banjir & Longsor Kepung Kota Ambon, Hatta Hehanussa Minta Pemda Tanggap Darurat Bencana

Sementara, Kecamatan Baguala tersebar di Negeri Lama, Lateri, Halong dan Passo.

"Bahkan di Lateri, 200 rumah terendam banjir kemarin," ujarnya.

Lanjutnya, 200 rumah yang terendam tersebut diakibatkan banjir bandang yang melanda karena hujan tak kunjung berhenti.

Dia mengingatkan, seluruh masyarakat Kota Ambon yang tinggal di pesisir pantai dan wilayah lereng gunung untuk waspada.

Selain itu, dirinya berharap warga bisa menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarang agar tidak terjadi banjir.

Diketahui, sejak Sabtu malam hingga saat ini seluruh wilayah Kota Ambon terus diguyur hujan dengan intensitas tinggi yang diprediksi masih akan berlangsung hingga beberapa hari kedepan. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved