Breaking News:

Cuaca Ekstrem Maluku

Banjir & Longsor Kepung Kota Ambon, Hatta Hehanussa Minta Pemda Tanggap Darurat Bencana

Ia menerangkan, tanggap bencana merupakan serangkaian kegiatan yang dilakukan dengan segera pada saat kejadian bencana untuk menangani dampak

Penulis: Mesya Marasabessy | Editor: Fandi Wattimena
TribunAmbon.com/ Mesya Marasabessy
Komisi III DPRD Maluku lakukan on the spot ke beberapa titik lokasi terdampak bencana di Kota Ambon. 

Laporan Wartawan TribunAmnon.com, Mesya Marasabessy

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Wakil Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Maluku, Hatta Hehanussa meminta pemerintah melakukan tanggap darurat terhadap bencana.

Hal itu dikemukakan menyusul kekrap terjadi bencana, mulai dari banjir, longsor hingga pohon tumbang selama musim penghujan di 2021, baik di wilayah Kota Ambon maupun wilayah lainnya di Maluku.

"Kemarin kita dari Komisi III DPRD Maluku melakukan on the spot ke beberapa titik lokasi yang terdampak bencana. Dengan ini, kita menginginkan bahwa secepatnya harus dilakukan tanggap darurat oleh pihak pemerintah sebagai solusinya," kata Hatta Hehanussa kepada TribunAmbon.com, Selasa (13/7/2021) siang.

Ia menerangkan, tanggap bencana merupakan serangkaian kegiatan yang dilakukan dengan segera pada saat kejadian bencana untuk menangani dampak yang ditimbulkan.

Yakni meliputi kegiatan penyelamatan dan evakuasi korban, harta benda, pemenuhan kebutuhan dasar, perlindungan pengurusan pengungsi, penyelamatan, serta pemulihan.

"Jadi contohnya seperti jembatan yang bermasalah itu kan langsung secepatnya dilaksanakan dan langsung dikerjakan.

Baca juga: Maluku Berpotensi Diguyur Hujan Lebat hingga 18 Juli 2021, Warga Diminta Waspada Banjir dan Longsor

Baca juga: Batu Besar Terjang Rumah Warga di Masohi-Maluku Tengah, Rata dengan tanah

Kemudian juga longsor, kemarin dan hari ini sudah dilakukan tanggap darurat, penanganan secara sementara untuk bisa menanggulangi dulu jangan sampai terjadi susulan-susulan bahkan dampaknya bisa menjadi lebih besar," jelasnya.

Lanjutnya, sebagai bentuk respon dari masyarakat, pihaknya telah melakukan komunikasi dengan beberapa instansi terkait   untuk membantu masyarakat terdampak.

Instansi terkait yang dimaksud seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Balai Wilayah Sungai (BWS) hingga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Maluku.

Untuk diketahui, Komisi III DPRD Maluku telah melakukan on the spot ke beberapa lokasi terdampak bencana alam seperti Jembatan Halong yang amblas, longsor yang terjadi di beberapa titik seperti di Batu Merah dan Tawiri, hingga lokasi banjir yang terjadi di Sungai Cokro Waiheru. (*)

Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved