Kamis, 30 April 2026

Cuaca Ekstrem Maluku

Batu Besar Terjang Rumah Warga di Masohi-Maluku Tengah, Rata dengan tanah

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun rumah milik Fadli Marasabessy seketika rata dengan tanah.

Tayang:
Penulis: Lukman Mukadar | Editor: Fandi Wattimena
TribunAmbon.com/ Lukman Mukadar
Terguling dari tebing, sebuah batu berukuran besar ratakan rumah warga di Kompleks Pahlawan, RT 06, Kelurahan Namaelo, Kota Masohi. Senin (12/7/2021). 

Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Lukman Mukaddar

MASOHI,TRIBUNAMBON.COM – Jatuh dari tebing setinggi 20 meter, Batu berukuran besar melindas habis sebuah rumah di Kompleks Pahlawan RT 06, Kelurahan Nameolo, Kota Masohi, Maluku Tengah.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun rumah milik Fadli Marasabessy seketika rata dengan tanah.

Kepada TribunAmbon.com, Marassabesy mengaku trauma dengan kejadian tersebut, pasalnya dia bersama adik perempuan dan ibunya nyaris menjadi korban.

Lanjutnya menjelaskan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 11.00 Wit, Senin (12/7/2021) siang. Sebelumya itu, mereka sementara berada di dalam rumah.

Beberapa saat sebelum batu itu menggelinding, dia mendengar bunyi gemuruh yang diperkirakan seperti gerakan benda besar dari arah belakang rumahnya.

Lantas, seketika dia bersama adik dan ibunya berlari keluar dari rumah.

Baca juga: Sampah Menggunung Sepanjang 200 Meter di Kawasan Ahuru - Ambon Dikeluhkan Warga

Baca juga: Longsor di Pasar Buah Batu Koneng – Ambon, Tujuh Lapak Rusak Total

"Waktu itu ada Beta (saya) Ade perempuan sama mama di dalam rumah. Beta ada duduk-duduk di kamar main-main hp. Lalu dengar bunyi dari atas Beta sudah pikir arsatag ini batu sudah ini, Alhamdulillah pas Beta pung empat langkah dari kamar batu itu langsung jatuh pas di kamar tu sudah,"terang Fadli, Senin (12/7/2021).

Kini, Marasabessy bersama keluarganya tinggal dirumah tetangganya lantaran rumahnya rusak total dan tidak dapat ditempati lagi.

Dari informasi yang dihimpun dari warga setempat, keberadaan batu berukuran besar itu pernah dilaporkan ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat, namun tak kunjung direspon.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Maluku Tengah, Abdul Latif Key yang dihubungi Tribunambon.com belum memberikan jawaban menanggapi kejadian itu. (*)

Sumber: Tribun Ambon
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved