Kamis, 28 Mei 2026

Ambon Hari Ini

Pernah Viral pada Masanya, Air Terjun Taeno Ambon Kini Sepi Tak Terurus

Rerumputan liat tumbuh lebat disekeliling area pemandian. Belum lagi fasiltias pendukung lainnya mulai dari saung untuk wisatawan bersantai

Tayang:
Penulis: Jenderal Louis MR | Editor: Fandi Wattimena
TribunAmbon.com/ Dedy Azis
Sepi, lapak pedagang di Area Air Terjun Taeno pange telah ditinggalkan pemiliknya 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Dedy Azis

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Pernah viral pada masanya, Air Terjun Taeno, Dusun Taeno, Kecamatan Teluk Ambon, Kota Ambon tampak sangat sepi dan tidak terurus.

Pantauan TribunAmbon.com, Wisata alam yang dulunya ramai dikunjungi kini jauh dari seperti tidak berpenghuni.

Rerumputan liat tumbuh lebat disekeliling area pemandian. Belum lagi fasiltias pendukung lainnya mulai dari saung untuk wisatawan bersantai dan meletakkan barang-barangnya hingga pos masuk juga telah rusak tak terurus.

Kios pedagang juga mulai reot karena ditinggal pemiliknya.

Padahal, lokasi wisata itu berada tidak jauh dari pusat Kota Ambon.

Jalur menuju lokasi juga cukup mudah ditempuh, setelah warga membuka jalur alternative pada 2019, saat kawasan tersebut mulai dilirik penikmat wisata.

Kini wisata air terjun Talaga Pange hanya  didatangi warga setempat.

Kawasan air terjun itu sendiri berjarak tempuh sekitar 15 menit dari pusat Kota Ambon.

Pos dan area parkiran wisata Air Terjun Taeno
Pos dan area parkiran wisata Air Terjun Taeno (TribunAmbon.com/ Dedy Azis)

Baca juga: Pedagang dari Malteng Harus Punya Kartu Khusus untuk Masuk ke Ambon

Baca juga: Pemerintah Maluku Tengah Target Vaksinasi 254.257 Orang

Untuk dapat sampai ke air terjun tersebut, wisatawan harus menuruni 230 anak tangga yang cukup memacu adrenalin, dengan hanya 1 pegangan besi pada 1 sisi.

Namun kini, banyak pegangan besi tersebut yang telah rusak, putus, dan bahkan pasak penyangganya juga roboh.

Menurut pengakuan warga sekitar, ada 2 faktor penyebab air terjun tersebut kian tak terurus.

Yang pertama, faktor cuaca yang tak menentu di kota Ambon. Tingginya intensitas hujan membuat warga kesulitan untuk membersihkan sepanjang area tersebut, airnya pun kian mengeruh.

Yang kedua, faktor pandemi Covid-19. pandemi Covid-19 di Kota Ambon, membuat beberapa lokasi kerumunan harus diliburkan untuk sementara waktu.

"Kalau bukan karena hujan deras dan pandemi Covid-19, pasti tempat ini akan ramai kembali," Ujar La Ali Kepada TribunAmbon.com di lokasi, Jum'at (9/7/2021) siang. (*)

Sumber: Tribun Ambon
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved