Breaking News:

Wanita Gelapkan Uang Perusahaan Sebesar Rp 11 Miliar, Digunakan untuk Beli Mobil hingga Tanah

Seorang wanita nekat menggelapkan uang milik perusahaan hingga 11 miliar. Pelaku gunakan uang untuk beli 3 mobil dan rumah.

Editor: Citra Anastasia
Tribun Bali/Putu Candra
Novita dituntut pidana karena diduga melakukan penggelapan dan TPPU di PT Klapa New Kuta Beach sebesar Rp 11 miliar. 

TRIBUNNEWS.COM - Seorang wanita di Denpasar, Bali, menggelapkan dan melakukan tindak pencucian uang milik perusahaan.

Wanita bernama Novita Liana itu telah menggelapkan uang perusahaan tempatnya bekerja senilai Rp 11 miliar.

Modus yang digunakan Novita adalah dengan membuat laporan keuangan palsu.

Kini, Novita telah diciduk oleh polisi dan masuk ke meja persidangan.

Ia dituntut oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) dengan pidana penjara selama 13 tahun.

Baca juga: Penipuan Berkedok Yayasan, Pasutri Asal Tanimbar Tipu Ratusan Orang

Perempuan kelahiran Bondowoso, Jawa Timur ini dituntut pidana penjara terkait dugaan tindak pidana penggelapan dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

Novita diduga menggelapkan, dan mencuci uang perusahaan sebesar Rp 11 miliar, saat menjabat sebagai General Chasier di PT Klapa New Kuta Beach dari tahun 2016 sampai 2018.

Uang itu digunakan untuk membeli tanah, rumah dan beberapa unit mobil.

Surat tuntutan telah dibacakan JPU Purwanti Murtiasih dalam sidang yang digelar secara daring di Pengadilan Negeri Denpasar.

"Tuntutan sudah dibacakan, terdakwa Novita dituntut pidana penjara selama 13 tahun, dan denda Rp 2 miliar subsider 6 bulan penjara," jelas Desi Purnani Adam selaku penasihat hukum terdakwa, Senin (5/7/2021).

Pengacara dari Pusat Bantuan Hukum (PBH) Peradi Denpasar ini mengatakan, JPU mendakwa kliennya dengan pasal berlapis.

Yakni Pasal 374 KUHP jo Pasal 64 ayat (1) KUHP, dan Pasal 3 Undang-Undang No.8 tahun 2010 tentang Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) jo Pasal 64 ayat (1) KUHP.

"Atas tuntutan jaksa penuntut, kami akan menanggapinya melalui pembelaan tertulis," ucap Desi Purnani Adam.

Baca juga: Lakukan Penipuan Sejak Desember, Pria 48 Tahun Peroleh 46 Kendaraan Bermotor Senilai Rp 1,5 Miliar

Diungkap singkat dalam berkas perkara, tindak pidana penggelapan dan TPPU dilakukan terdakwa sejak 2016 hingga 2018.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved