Breaking News:

Virus Corona

Panduan Isolasi Mandiri Anak Positif Covid-19, Resmi dari Ikatan Dokter Anak Indonesia

Pastikan anak yang positif Covid-19 tidak memiliki gejala, atau bergejala ringan seperti batuk, pilek, demam, diare, muntah, dan ruam-ruam.

Freepik
Pastikan anak yang positif Covid-19 tidak memiliki gejala, atau bergejala ringan seperti batuk, pilek, demam, diare, muntah, dan ruam-ruam. 

TRIBUNAMBON.COM - Ada sejumlah hal yang harus dipersiapkan dan diperhatikan selama isolasi mandiri (Isoman) anak yang positif Covid-19.

Ikatan Dokter Anak Indonesia menerbitkan panduan Isoman untuk anak-anak dan keluarga yang positif Covid-19.

Pertama adalah memastikan anak yang positif Covid-19 tidak memiliki gejala atau asimptomatik, atau bergejala ringan seperti batuk, pilek, demam, diare, muntah, dan ruam-ruam.

Baca juga: Apakah Susu Beruang Benar-benar Berkhasiat untuk Mengatasi Covid-19? Begini Penjelasan Dokter

Baca juga: Daftar Vitamin Lengkap yang Direkomendasikan untuk Pasien Covid-19 OTG dan Bergejala Ringan

Baca juga: Panduan Perawatan Pasien Positif Covid-19, Berikut Hal yang Perlu Diperhatikan jika Harus Isoman

Kemudian, anak aktif dan bisa makan-minum.

Orang tua harus menerapkan etika batuk kepada anak serta memantau gejala atau keluhan.

Lalu, orang tua juga perlu melakukan pemeriksaan suhu tubuh 2 kali sehari (pagi dan malam). Lingkungan rumah/kamar juga disarankan memiliki ventilasi yang baik.

Malam hari anak mendadak demam? Jangan panik! Anda masih bisa mengobatinya dengan 5 tips kesehatan ini.
Malam hari anak mendadak demam? Jangan panik! Anda masih bisa mengobatinya dengan 5 tips kesehatan ini. (Shutterstock)

IDAI menjelaskan, orang tua dapat tetap mengasuh anak yang positif Covid-19, dengan catatan orang tua atau pengasuh yang memiliki risiko rendah terhadap gejala berat.

Jika ada anggota keluarga yang positif, maka dapat diisolasi bersama.

Namun, saat orang tua dan anak berbeda status gejala Covid-19, disarankan beri jarak tidur 2 meter, di kasur terpisah.

Penting bagi orang tua untuk memberikan dukungan psikologis pada anak.

Protokol Kesehatan yang Direkomendasikan

Pertama, anak tetap di rumah, menggunakan masker, menjaga jarak, rajin cuci tangan, dan menerapkan etika batuk.

Orang tua harus memeriksa suhu tubuh anak di pagi dan sore hari, saturasi oksigen dan frekuensi nadi.

Pantau laju napas, dan berikan bayi ASI dan anak dengan makanan bergizi.

Seorang wanita mengenakan masker menyesuaikan masker anaknya ketika mereka tiba di Stasiun Kereta Api Hankou di Wuhan untuk mengambil salah satu kereta pertama yang meninggalkan kota di provinsi Hubei tengah Cina awal pada 8 April 2020
Seorang wanita mengenakan masker menyesuaikan masker anaknya ketika mereka tiba di Stasiun Kereta Api Hankou di Wuhan untuk mengambil salah satu kereta pertama yang meninggalkan kota di provinsi Hubei tengah Cina awal pada 8 April 2020 (NOEL CELIS / AFP)
Halaman
123
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved