Penanganan Covid
Warga Kota Ambon Diminta Jangan Remehkan Covid-19, Satgas: Terbukti Banyak yang Meninggal
Bahkan di Kota Ambon, lonjakan kasus meningkat tajam. Yakni, meningkat mengadi 290 kasus, dari bulan lalu yang hanya 40 kasus.
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Ridwan Tuasamu
AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Lonjakan kasus positif Covid-19 terjadi di sejumlah wilayah di Indonesia.
Bahkan di Kota Ambon, lonjakan kasus meningkat tajam. Yakni, meningkat mengadi 290 kasus, dari bulan lalu yang hanya 40 kasus.
Satgas Covid-19 pun mengingatkan warga kembali mengetatkan penerapan protokol kesehatan
"Masyarakat jangan main-main dengan Covid-19. Berbahaya," kata juru bicara Covid-19 Provinsi Maluku, dr. Adonia Rerung kepada TribunAmbon.com, melalui sambungan telepon, Senin (28/6/2021) siang.
Lanjutnya, masyarakat tidak boleh menganggap remeh virus corona karena sudah terbukti banyak korban yang meninggal.
Baca juga: Lagi, PN Ambon Sidangkan Kasus Pembelian Narkoba Lewat Instagram Petanifams
Baca juga: Antusias Warga untuk Divaksin Tinggi, Provinsi Maluku Lampaui Target Serbuan 1 Juta Vaksin Per Hari
Menurutnya, kesadaran masyarakat menjadi sangat penting untuk melawan penyebaran virus mematikan itu.
"Dalam sepekan ini naik terus, kematian juga meningkat," ujarnya
Dia berharap, masyarakat lebih waspada dengan cara disiplin menerapkan protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah.
Diketahui, hingga saat ini Provinsi Maluku secara keseluruhannya memilih konfirmasi kasus sebanyak 8.926 kasus,7.680 dinyatakan sembuh, 139 meninggal dunia dan 478 sedang menjalani perawatan.
Kota Ambon memiliki jumlah konfirmasi kasus terbanyak yakni sebanyak 290 kasus disusul Kota Tual 15 kasus, Buru tetap 13 kasus, Maluku Tengah 41, Maluku Tenggara 3 kasus, Seram Bagian Barat 7 kasus, Kepulauan Tanimbar 5 kasus, Kabupaten Kepulauan Aru 129 kasus dan Bursel 3 kasus. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/juru-bicara-vaksin-maluku.jpg)