Breaking News:

Global

Di Tengah Varian Delta Merebak, WHO Peringatkan Tetap Pakai Masker Setelah Divaksin

Badan Kesehatan Dunia (WHO) khawatir dengan pelonggaran aturan Covid-19 ketika varian Delta yang paling menular tengah merebak.

Editor: Adjeng Hatalea
Adjeng Hatalea
Pelaksanaan vaksinasi massal di Tribun Lapangan Merdeka, Jalan Slamet Riyadi, Sirimau, Kota Ambon, Selasa (25/5/2021). 

JENEWA, TRIBUNAMBON.COM - Badan Kesehatan Dunia (WHO) khawatir dengan pelonggaran aturan Covid-19 ketika varian Delta yang paling menular tengah merebak.

Sehingga, WHO mendesak semua orang termasuk yang telah suntik vaksin Covid-19 penuh untuk tetap memakai masker dan terus mengambil langkah-langkah untuk mencegah infeksi.

Namun, hal itu bertentangan dengan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC), yang mengatakan bahwa orang Amerika yang telah divaksinasi penuh pada Mei tidak perlu lagi memakai masker di dalam ruangan atau menjaga jarak dengan orang lain.

CDC juga melonggarkan aturan tentang pengujian dan karantina, seperti yang dilansir dari The Straits Times pada Selasa (29/6/2021).

Pada Senin (28/6/2021), juru bicara CDC memberikan indikasi bahwa pihaknya tidak akan mengubah aturan, menyusul adanya peringatan baru dari WHO, organisasi kesehatan masyarakat terbesar di dunia.

Bentuk virus yang sangat menular, yang disebut varian Delta, pertama kali terdeteksi di India dan telah diidentifikasi di setidaknya 85 negara, saat ini.

Di Amerika Serikat, di mana meningkatnya kasus Covid-19 dua kali lipat dalam dua pekan terakhir, varian Delta ini bertanggung jawab atas 1 dari setiap 5 kasus.

Dr Anthony Fauci, dokter penyakit menular ternama AS, telah menyebut varian Delta ini sebagai "ancaman terbesar" yang harus dihilangkan di negaranya.

Direktur jenderal WHO, Dr Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan dalam jumpa pers pada Jumat (25/6/2021) bahwa meningkatnya varian baru virus corona ini "semakin mendesak kita untuk menggunakan semua alat yang kita miliki untuk mencegah penularan".

Misalnya, secara konsitsen menerapkan aturan dua dosis vaksin Covid-19 serta protokol kesehatan dan tindakan sosial.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved