Kelompok Bersenjata di Papua
Terjadi Lagi, KKB Papua Diduga Tewaskan 5 Warga, Pelaku Teror Terungkap
Lima warga di Kabupaten Yahukimo, Papua, dilaporkan tewas pada Kamis (24/6/2021). Mereka tewas akibat serangan KKB Papua yang kembali berulah.
Namun, saat melewati jembatan Kali I Kampung Samboga, Distrik Seradala, truk diadang oleh KKB.
Baca juga: Tengah Sembunyi di Rumah Warga, Seorang Anggota KKB Tertembak Peluru di Bagian Paha
Baca juga: Warga Sipil Penjual Senpi Ke KKB Papua Dihukum Bervariasi, Hukuman Tertinggi 12 Tahun Penjara
Menurut korban selamat, diperkirakan anggota KKB yang beraksi saat itu mencapai 30 orang.
"Mereka menggunakan alat tajam berupa anak panah, kapak, parang, samurai, dan dua orang dari KKB membawa dua pucuk senjata api laras panjang," jelas Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Ahmad Mustofa Kamal, di Jayapura, Jumat (26/2/2021), dilansir Tribun-Papua.com.
Dari insiden tersebut, tiga korban dilaporkan meninggal dunia.
Sementara dua orang luka dan empat lainnya disandera.
Empat pekerja yang masih disandera masih dalam pendalaman polisi.
Pengakuan Mantan Anggota KKB Papua
Mantan anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua pimpinan Purom Wenda, Delison Talenggeng, mengungkapkan kesulitan yang dialaminya selama menjadi anggota KKB.
Hal ini disampaikan Delison dalam wawancara yang diunggah di akun Instagram Wakasatgas Humas Nemangkawi, AKBP Arief Fajar Satria, Sabtu (19/6/2021).
Saat ditanya apakah lelah menjadi anggota KKB Papua pimpinan Purom Wenda, Delison membenarkannya.
Ia mengaku lelah dan kesulitan mencari makan.
"Iya, capek. Susah (mencari makan)" kata Delison.
Tak hanya itu, Delison juga mengakui aksi KKB telah meresahkan aparat dan masyarakat sekitar.
"Meresahkan betul, jadi saya sudah lepas (keluar dari KKB Papua pimpinan Purom Wenda)" ujarnya.
Lebih lanjut, Delison mengungkapkan ia tak bisa pergi ke mana-mana selama menjadi anggota KKB Papua.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/anggota-kkb-papua.jpg)