Breaking News:

Kasus Penjualan Senpi

Warga Sipil Penjual Senpi Ke KKB Papua Dihukum Bervariasi, Hukuman Tertinggi 12 Tahun Penjara

Empat warga sipil penjual senjata api (senpi) ke Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua divonis bervariasi oleh Ketua Majelis Hakim, Pasti Tariga

Penulis: Tanita Pattiasina
Editor: Adjeng Hatalea
TribunAmbon.com/ Juna Putuhena
Ilustrasi kasus senjata api 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Tanita Pattiasina

AMBON, TRIBUNAMBON.COM – Empat warga sipil penjual senjata api (senpi) ke Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua divonis bervariasi oleh Ketua Majelis Hakim, Pasti Tarigan.

Keempat terdakwa yakni, Sahrul Nurdin, Ridwan Tahalua, Handri Mursalim, dan Andi Tanan.

Terdakwa Sahrul Nurdin dijatuhi pidana penjara selama 12 tahun sedangkan tiga terdakwa lainnya selama tujuh tahun penjara.

“Hakim menyatakan menjatuhkan hukuman pidana penjara kepada terdakwa Sahrul Nurdin selama 12 tahun penjara, terdakwa Ridwan Tahalua, terdakwa Handri Mursalim, dan terdakwa Andi Tanan masing-masing selama tujuh tahun, dikurangi selama terdakwa dalam masa penahanan,” kata Majelis Hakim di Pengadilan Negeri Ambon, Kamis (3/6/2021) sore.

Baca juga: Dua Polisi Penjual Senpi ke KKB Papua Dihukum 10 Tahun Bui

Keempat dinyatakan terbukti bersalah dan diancam pidana dalam pasal 1 ayat 1 undang-undang darurat nomor 12 tahun 1951 tentang mengubah "Ordonnantie Tijdelikke Bijzondere Strafbepalingen" (STBL. 1948 No. 17) jo pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP pasal 338 Jo pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Sebelum memutuskan, hakim mempertimbangkan hal meringankan dan memberatkan.

Hal meringankan yakni, para terdakwa mengakui dan berterus terang atas perbuatannya serta berjanji tidak akan mengulanginya.

Hal memberatkan yakni, perbuatan para terdakwa meresahkan masyarakat, dan melanggar aturan hukum yang berlaku, serta terdakwa Sahrul Nurdin merupakan residiv dalam kasus penjualan senpi, terdakwa Handri Mursalim pernah dihukum dalam kasus narkotika.

Vonis atas terdakwa Sahrul Nurdin sama dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU), Eko Nugroho yakni 12 tahun penjara.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved