Sabtu, 11 April 2026

Maluku Terkini

Mahasiswa di Namlea-Pulau Buru Desak Copot Kadis Pertanian, Ini Alasannya

Mereka menuntut Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Buru, Nur Aini Warhangan segera dicopot dari jabatannya.

Penulis: Fajrin S Salasiwa | Editor: Fandi Wattimena
TribunAmbon.com/ Andi Papalia
Aksi mahasiswa di kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DRPD) Kabupaten Buru, Kamis (24/6/2021) 

Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Andi Papalia

NAMLEA, TRIBUNAMBON.COM - Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ekonomi Universitas Iqra Buru menggelar aksi unjukrasa di Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Buru. Kamis (24/6/2021) siang.

Mereka menuntut Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Buru, Nur Aini Warhangan segera dicopot dari jabatannya.

Menurut Koordinator aksi, Nasrun Buton, Warhangan harus dicopot karena kebijakannya dinilai tidak berpihak terhadap petani, terutama petani di Dataran Waeapo.

Salah satunya yakni Kadis disebut telah menarik sejumlah Alat Mesin Pertanian (Alsinta) dari petani secara sepihak.

"Kami minta kepala Dinas Pertanian Kabupaten Buru dipanggil kalau bisa dicopot dari jabatannya, karena kinerjanya dinilai kurang bagus, terkait dengan penarikan beberapa buah mesin panen dari petani yang ada di dataran Waeapo, dinilai penarikannya secara sepihak," ujar Nasrun.

Gempa Magnitudo 5,4 Guncang Namlea dan Piru, Dirasakan Warga Kota Ambon

Baca juga: Tidak Melawan, Pedagang di Gedung Putih Ambon Bongkar Sendiri Lapak Dagangan

Lanjutnya, kebijakan-kebijakan itu dinilai tidak berpihak terhadap rakyat, atau petani yang ada di dataran Waepao.

Menanggapi aksi itu, Ketua DPRD Kabupaten Buru, M. Rum. Soplestuny menyatakan, DPRD tidak punya wewenang untuk mencopot Kepala Dinas terkait, namun DPRD akan memanggil Kadis untuk mempertanyakan hal tersebut.

"Karena ini masalah keumatan dan berdampak pada hasil daerah ini, harus perlu disikapi, secara politis dan sesuai fungsi, mungkin satu atau dua hari ini kami akan memanggil Kepala Dinas Pertanian beserta Stafnya, terkait dengan masalah yang terjadi," tegasnya. (*)

Sumber: Tribun Ambon
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved