Breaking News:

Maluku Terkini

Kota Ambon dan Lima Kabupaten Hutang Beras Raskin hingga Rp. 4 Miliar dan Belum Dibayar?

Kepala Bulog Maluku dan Malut, Muhammad Taufik mengatakan akan menempuh jalur hukum jika tunggakan belum juga dibayar.

Editor: Salama Picalouhata
Kontributor TribunAmbon.com/Helmy
Stok beras di Perum Bulog disebut tersedia untuk bulan Puasa Ramadan 2020 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Ridwan Tuasamu

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Perusahaan Bulog Maluku mengancam akan memproses hukum Kota Ambon dan lima kabupaten lain.

Pasalnya, hingga kini tunggakan raskin semua kabupaten/kota itu, belum juga dilunasi.

Kepala Bulog Maluku dan Malut, Muhammad Taufik mengatakan akan menempuh jalur hukum jika tunggakan belum juga dibayar.

Dia menerangkan, sejak 2014 hingga 2017 total tunggakan keseluruhan sudah mencapai Rp 4 miliar.

Kota Ambon sendiri memiliki hutang raskin sebesar Rp 342 juta.

Baca juga: Pedagang Gedung Putih Pasar Mardika Ambon Harus Segera Ambil Nomor Undian, Besok Hari Terakhir

Baca juga: Ekspresi Dukung Tim Kesayangan, Ada Bendera Belanda Raksasa di Kota Ambon

Baca juga: Mancino, Tersangka Kebakaran Gedung Sekolah Perawat di Ambon Terancam 12 tahun Penjara

"Malteng dan SBT punya tunggakan paling tinggi," kata Taufik kepada TribunAmbon.com, Selasa (15/6/2021).

Maluku tengah dan SBT memiliki tunggakan sebesar kurang lebih Rp 1 miliar, sedangkan Seram Bagian Barat (SBB) Rp 300 juta.

Sementara itu, Kabupaten Buru sebesar Rp 380 juta dan Buru Selatan Rp 200 juta.

"Sudah diminta untuk segera melakukan pembayaran," ujarnya

Dia mengaku, hingga saat ini tidak ada niat baik dari Kota Ambon maupun kabupaten lainnya.

Pihaknya telah melakukan pertemuan dengan kepala daerah Kota Ambon dan lima kabupaten lainnya, namun tunggakan belum juga dibayarkan.

Unruk itu, mereka segera berkoordinasikan dengan Bulog Pusat, untuk melaporkan masalah ini. (*)

Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved