Breaking News:

Advertorial

STPMD “APMD” YOGYAKARTA SEKOLAH CALON PEMIMPIN DAERAH

STPMD “APMD” Yogyakarta membuka 5 program studi bagi para calon mahasiswa yang berminat studi lanjut di Kota Pendidikan Yogyakarta.

STPMD APMD
Sekolah Tinggi Pembangunan Masyarakat Desa ”APMD” (STPMD "APMD") Yogyakarta 

Prodi PMD D III dengan akreditasi B berdasarkan keputusan BAN PT tahun 2019 No:3986/SK/BAN-PT/Akred/Dipl-III/X/2019 mendidik serta menghasilkan lulusan yang kompeten, siap menjadi fasilitator dan motivator desa sebagai agent of change yang berprofesi di berbagai bidang lapangan kerja seperti aparat desa, kader pembangunan masyarakat dan desa serta di berbagai institusi yang bersentuhan dengan pemberdayaan masyarakat dengan karakter yang tangguh dan andal.

Kompetensi lulusan yakni memiliki kemampuan memimpin dan memfasilitasi proses pembangunan desa dan pemberdayaan masyarakat desa, memiliki keterampilan dalam mengidentifikasi dan menganalisis kebutuhan dan potensi desa, memiliki keterampilan dalam mengelola pembangunan desa dan penyelenggaraan pemerintah desa.

Dalam mencetak dan membangun karakter mahasiswa sesuai dengan kompetensi lulusan, maka penggunaan metode pembelajaran student centre learning dengan inovasi pembelajaran.

Di samping itu mahasiswa dari lulusan SMA yang baru lulus dan yang telah bekerja sebagai perangkat desa membuat proses pembelajaran saat diskusi menjadi produktif dan menarik.

Tenaga pendidik memiliki kompetensi dan pengalaman di bidang pemberdayaan dan pembangunan masyarakat desa. Kurikulum pembelajaran dirancang dengan komposisi 60% praktek dan 40 % teori.

Beberapa saluran media Prodi Pembangunan Masyarakat Desa, Diploma III, yakni instagram (@pmd_apmd), website (www.pmd.apmd.ac.id), Facebook (Prodi Pmd Stpmd Apmd), YouTube (rubrik pmd).

Lulusan Prodi Pembangunan Masyarakat Desa Diploma Tiga terserap di dunia kerja pada profesi yang luas Berikut testimoni dari alumni.

"Tugas yang diberikan dosen selalu berinteraksi langsung di kehidupan masyarakat. Hasil pembelajaran, saya memiliki keterampilan dalam menyusun program," kata Filixius Mula, Amd yang kini pegawai Bank NTT.

"Kuliah di Prodi PMD, saya tidak hanya mendapatkan teori saja tetapi praktek langsung di desa," ungkap Arnoldus Iyonde, Amd, Staff Seksi Pemerintahan Kantor Distrik Kimaam, Kab Merauke, Papua.

"Suasana perkuliahan sangat menyenangkan, dosen mengedepankan diskusi dan selalu merespon dengan baik yang menjadikan mahasiswa terlatih untuk berkomunikasi di publik," ujar Siti Yuningsih, pegawai Badan Permusyawaratan Kelurahan Wonokerto, Kabupaten Sleman, DIY.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved