Sabtu, 2 Mei 2026

Berita Viral

Terlibat Cekcok, Wali Murid Tega Tikam Kepala Sekolah hingga Meninggal Dunia, Ini Sebabnya

Kronologi Kepala Sekolah meninggal dunia ditikam oleh oranng tua siswanya sendiri, ini penyebabnya, Ia meregang nyawa setelah ditikam orang tua siswa

Tayang:
ISTIMEWA
Ilustrasi mayat di kamar mayat 

Menurutnya kondisi istrinya parah sehingga harus dirujuk ke RSUD Ende.

"Dari Puskesmas Nangaroro, jam setengah sembilan lewat kami berangkat," ungkapnya.

Dia katakan saat tiba di RSUD Ende keadaannya istrinya sudah semakin parah.

"Dokter juga geleng-geleng. Kondisinya semakin lama semakin buruk," ungkapnya.

Minta pelaku dihukum mati

Frans meminta agar pelaku (DD) dihukum mati.

“Seperti istri saya. Istri saya jadi korban. Bukan saya yang eksekusi, pihak keamanan yang eksekusi dia. Harus mati sama dengan istri saya,” tegasnya.

Jenazah Delfianadi Azi, seorang kepala sekolah SD Inpres Ndora, Desa Ulupulu 1, Kecamatan Nangaroro, Kabupaten Nagekeo , Nusa Tenggara Timur (NTT) yang tewas ditusuk orangtua siswa.
Jenazah Delfianadi Azi, seorang kepala sekolah SD Inpres Ndora, Desa Ulupulu 1, Kecamatan Nangaroro, Kabupaten Nagekeo , Nusa Tenggara Timur (NTT) yang tewas ditusuk orangtua siswa. (POS KUPANG.COM/ORIS GOTI)

Sementara itu, Kapolsek Nangaroro, Iptu Sudarmin Syafrudin menerangkan, sejak menerima laporan, pihaknya sudah melakukan langkah-langkah penanganan.

“Almarhumah sebelum meninggal dibawa ke Puskesmas Nangaroro untuk dilakukan penanganan medis awal. Kami juga sudah melakukan penahanan terhadap tersangka. Sementara bukti sudah kami amankan. Ada beberapa saksi yang sudah kami minta keterangan,” ujar Iptu Sudarmin.

Lanjutnya, proses kasus tersebut sedang berjalan. Pihaknya berkomitmen prioritaskan penanganan tersebut.

Iptu Sudarmin menambahkan, semula pelaku dikenakan KUHP pasal 351 ayat I tentang penganiayaan. Tapi fakta berkembang, ternyata korban meninggal.

“Tentunya pasal akan berubah, apakah ke 351 ayat 3 atau seperti apa, kita lihat perkembangan penanganan lebih lanjut nanti,” ujarnya.

“Beri kami waktu untuk bekerja. Nanti seperti apa konstruksi kasusnya dan pasal, kita lihat perkembangan. Yang pasti ini menjadi prioritas kami, petunjuk dari Bapak Kapolres juga seperti itu, prioritaskan kasus ini,” pungkas Iptu Sudarmin.

(Poskupang.com/ kompas.com/ Oris Goti/ Nansianus Taris)

Artikel ini telah tayang di Pos-Kupang.com dengan judul Jeritan Hati Icha Lihat Jenazah Ibunda Kepsek SDI Ndora di RSUD Ende

Sumber: Pos Kupang
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved