Breaking News:

Ambon Hari Ini

Enggan Relokasi ke Pasar Transit Passo, Pedagang Kaki Lima Bawa Barang Dagangan Saat Demo

Pantauan tribunambon.com di lapangan, mereka membawa sayur-mayur dan buah-buahan sambil bersorak menyerukan tuntutan mereka.

TribunAmbon.com/Tanita
AMBON: Pedagang kaki lima berunjuk rasa sambil memegang barang dagangan di Halaman depan Balai Kota Ambon, Senin (7/6/2021) 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Tanita Pattiasina

AMBON, TRIBUNAMBON.COM – Berunjuk rasa di depan kantor Balai Kota Ambon, Senin (7/6/2021) siang, puluhan pedagang kaki lima (PKL) tidak hanya membawa pamphlet berisikan tuntutan, namun juga barang dagangan mereka laiknya atribut identitas.

Pantauan tribunambon.com di lapangan, mereka membawa sayur-mayur dan buah-buahan sambil bersorak menyerukan tuntutan mereka.

Berbagai macam sayur itu, yakni sawi, kangkung, bayam, pisang, terong, dan sayuran lainnya.

Tak kalah ada buah-buah seperti pisang tergantung di truk tempat para koordinator lapangan berdiri memimpin massa.

Bahkan, ada bumbu dapur seperti serai pun tak ketinggalan dibawa oleh pengunjuk rasa.

Nampak di sebelah tangan kiri mereka memegang potongan karton berisi tuntutan, serta tangan satunya memegan sayur-sayuran.

AMBON: Pedagang kaki lima berunjuk rasa sambil memegang barang dagangan di Halaman depan Balai Kota Ambon, Senin (7/6/2021)..
AMBON: Pedagang kaki lima berunjuk rasa sambil memegang barang dagangan di Halaman depan Balai Kota Ambon, Senin (7/6/2021).. (TribunAmbon.com/Tanita)

Demo yang berlangsung dari pukul 11.15 WIT itu untuk menyerukan penolakan mereka terkait relokasi ke Pasar Transit Passo.

“Kami menerima Revitalisasi tapi tolak ke passo, karena kajian lokasi tidak Strategi, jarak jauh dari jalan raya ke pasarnya. Teman-teman disana juga bilang sepi,” kata salah seorang pedagang kaki lima, Ace kepada tribunambon.com, Senin.

Lanjutnya, saat ini untuk datang berdemo, mereka menitipkan barang dagangannya ke pedagang lain.

“Iya, ini kasi tinggal barang jualan di pasar. Ada titip teman lain untuk jualan,” tambahnya.

Dia berharap, Pemerintah Kota Ambon dapat merelokasi mereka ke tempat yang lebih strategis.

“Kami minta pemerinta Kota Ambon untuk menyediakan tempat yang memadai bagi kami pedagang saja,” harapnya.

Penulis: Tanita Pattiasina
Editor: Adjeng Hatalea
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved