Lebaran 2021
Setelah Lebaran, Harga Telur Ayam di Pulau Buru Turun Jadi Rp 55 Ribu
Harga komoditas telur ayam ras mwngalami penurunan sejak sepekan terakhir di Namlea, Kabupaten Buru.
Penulis: Fajrin S Salasiwa | Editor: Salama Picalouhata
Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Andi Papalia
NAMLEA, TRIBUNAMBON.COM - Harga komoditas telur ayam ras mwngalami penurunan sejak sepekan terakhir di Namlea, Kabupaten Buru.
Salah seorang pedagang mengatakan, harga telah mengalami penurunan sejak tiga hari sebelum lebaran.
"Sebelum tiga hari lebaran, sudah terjadi penurunan harga," ujar Aina Tomia kepada TribunAmbon.com, saat diwawancarai di Pasar Lama Kota Namlea, Minggu (16/5/2021) pagi.
Baca juga: Murad; Pandemi Corona Tidak Mengurangi Semangat Memperingati Hari Pattimura
Baca juga: Prakiraan Cuaca Maluku Minggu 16 Mei 2021, Kota Ambon dan Namlea Hujan Seharian
Saat ini harga telur ayam dijual berkisar 55 ribu per karpet isi 30 butir. Harga ini mengalami penurunan 3 ribu rupiah dari harga sebelumnya.
Dia menyebut, menjelang lebaran harga telur ayam selalu mengalami penurunan lantaran selalu ada pasokan telur.
"Pokoknya ini sudah kebiasaan, sudah dekat hari lebaran pasti saja ada penurunan harga, seperti tahun-tahun kemarin," katanya.
Namun, dia mengaku penurunan harga tak mempengaruhi pendapatannya sehari-hari.
Jika biasanya dia meraup keuntungan hingga Rp. 40 juta per hari. Saat ini, pendapatan penjualannya hampir Rp 10 juta dalam satu hari.
"Sejak hari pertama puasa sampai sekarang biasanya per hari Rp. 10 juta,"ujar dia. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/harga_telur.jpg)