Breaking News:

Ambon Hari Ini

3 Hari Jelang Lebaran, Harga Cabai Terus Meroket Gara-gara Kapal dari Namlea Belum Masuk

Harga cabai rawit di sejumlah pasar tradisional Kota Ambon terus mengalami peningkatan menjelang lebaran idul fitri.

Penulis: Muh Ridwan H Tuasamu | Editor: Salama Picalouhata
(Kontributor TribunAmbon.com, Fandy)
Komoditas cabai rawit. (Kontributor TribunAmbon.com, Fandy) 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Ridwan Tuasamu

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Harga cabai rawit di sejumlah pasar tradisional Kota Ambon terus mengalami peningkatan menjelang lebaran idul fitri.

Sempat turun harga dari Rp.50 ribu perkilo, kini cabai rawit ditawarkan pedagang seharga Rp.95 ribu - Rp. 105 ribu perkilonya.

Menurut Rahma, salah satu pedagang di pasar Mardika, mereka mendapatkan harga yang cukup tinggi dari sentra distributor.

"Harga beli kita juga cukup tinggi, jadi kita sesuaikan saja," kata Rahman kepada TribunAmbon.com, Senin (10/5/2021).

Baca juga: Jaksa Periksa Lima Saksi Dugaan Korupsi Dana Desa Skikilale Langsung di Kantor Camat

Baca juga: Beli Narkotika Lewat Instagram, Haykal Divonis 4 Tahun Penjara

Selain itu, komoditi cabai keriting juga mengalami peningkatan harga yang cukup tinggi

Jika sebelumnya cabai keriting dijual seharga Rp.36 ribu, kini masyarakat harus membeli dengan harga Rp. 45 ribu perkilonya.

Hal ini dibenarkan Kepala Seksi Barang Pokok dan Barang Strategis Disperindag Provinsi Maluku, Dede Banjar saat dikonfirmasi TribunAmbon.com

"Kapal dari Namlea belum masuk, kemudian sentra juga menaikkan harga," ujarnya

Ia menjelaskan kenaikan harga komoditi cabai ini disebabkan kapal muatan barang dari Namlea yang belum tiba di Ambon.

Dede menyebut ada kemungkinan harga ini akan bertahan atau terus melonjak hingga selesai lebaran nanti. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved