Breaking News:

Nasional

Epidemiolog Sarankan Laki-Laki Belanja Untuk Kurangi Interaksi di Pasar

Epidemiologi asal Griffith University Australia Dicky Budiman menyarankan agar laki-laki yang turun tangan untuk berbelanja di pusat perbelanjaan atau

Dedy Azis
Pusat perbelanjaan di Maluku City Mall (MCM), Jalan Jenderal Soedirman, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, terpantau sepi menjelang ramadhan,Senin (12/4/2021) siang. 

JAKARTA, TRIBUNAMBON.COM - Epidemiologi asal Griffith University Australia Dicky Budiman menyarankan agar laki-laki yang turun tangan untuk berbelanja di pusat perbelanjaan atau pasar.

Usulan itu disampaikan untuk mengurangi interaksi dan waktu yang lama saat seseorang berada di pasar. Sebab, menurut Dicky, perempuan menghabiskan waktu yang lebih lama ketika berada di pasar.

"Saya punya pemikiran yang belanja lebih baik laki-laki saja karena wanita menghabiskan waktu lebih lama di pasar. Jadi potensi mobilitas dan interaksinya lebih tinggi," sebut Dicky pada Kompas.com, Senin (3/5/2021).

Ia mengatakan strategi tersebut sudah pernah dilakukan oleh pemerintah Jepang pada tahun lalu.

"Saya cari tahu ternyata Jepang sudah melakukan kebijakan itu dengan meminta laki-laki yang belanja," sambungnya.

Menurut Dicky hal itu penting dilakukan untuk melakukan pembatasan interaksi dan mobilitas masyarakat ke pasar yang pekan ini mengalami kenaikan.

Dicky mengkhawatirkan jika tanpa adanya pembatasan jumlah pengunjung, serta tidak tegasnya aturan protokol kesehatan, pasar dapat menjadi klaster penyebaran virus corona.

"Kalau orang abai, tidak menjaga jarak, tidak pakai masker, ventilasi buruk, kapasitas pengunjung tidak dibatasi ya (pasar) jadi tempat yang ideal sekali untuk virus ini menyebar," ungkap Dicky.

Selain itu, ia meminta agar pemerintah fokus pada upaya isolasi mandiri, jika tidak dapat meningkatkan kapasitas testing.

Jika ada masyarakat yang menampakkan gejala setelah melakukan kunjungan ke pusat perbelanjaan diminta untuk menjalankan karantina pribadi.

Halaman
12
Editor: Adjeng Hatalea
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved