Listrik di Seram Selatan

Aksi Pemuda Seram Selatan Berlanjut ke Masohi, Desak Kepala PLN Dicopot

Setelah sebelumnya, aksi serupa dilakukan dua kali dalam sepekan di kantor PT. PLN UIW Maluku dan Maluku Utara, Kota Ambon.

Penulis: Lukman Mukadar | Editor: Fandi Wattimena
TribunAmbon.com/ Lukman Mukadar
Unjukrasa Pemuda Seram Selatan di kantor PLN UPT Masohi, Senin (3/5/2021) 

Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Lukman Mukaddar

MASOHI,TRIBUNAMBON.COM -  Aksi unjukrasa pemuda Seram Selatan menyikapi pemadaman listrik di Kecamatan Tehoru, Kabupaten Maluku Tengah berlanjut ke Kota Masohi, Maluku Tengah.

Setelah sebelumnya, aksi serupa dilakukan dua kali dalam sepekan di kantor PT. PLN UIW Maluku dan Maluku Utara, Kota Ambon.

Kali ini, para pemuda ini menyeruduk kantor PLN UPT Masohi, Senin (3/5/2021) pagi dengan membawa sejumlah poster dan spanduk berisi tuntutan aksi.

Mereka juga berorasi secara bergantian mendesak perusahaan milik negara itu segera menyelesaikan persoalan kelistrikan di wilayah Seram Selatan.

Dalam orasinya, mereka juga mendesak Kepala UPT PLN Masohi mundur dari jabatannya.

Koordinator Aksi, Akbar tututan agar kepala UPT PLN Masohi mundur lataran hingga saat ini listrik masih kerap padam di wilayah Seram Selatan.

Dan kondisi itu merugikan warga setempat, mulai dari rusaknya peralatan listrik hingga menurunnya produksi akibat pemadaman.

 “Karena sudah delapan bulan warga Tehoru tidak menikmati listrik dengan baik, karena terus padam,” kata Akbar saat berorasi di depan Kantor PLN Masohi, Senin (3/5/2021) pagi.

Baca juga: Serbu PLN, Ini 6 Tuntutan Pemuda Seram Selatan

Baca juga: Pemuda Tehoru Kembali Seruduk Kantor PLN

Baca juga: Demo Ricuh, Pemuda dan Pegawai PLN Maluku Nyaris Adu Jotos

“Beta mau pi biking Beta pung ATM yang gangguan saja seng bisa orang BRI bilang jaringan gangguan (Leled) lantaran lampu selalu mati tiba-tiba," imbuhnya mengeluh.

Dia pun tegas mendesak General Manager PT. PLN Wilayah Maluku Maluku Utara mencopot Kepala kepala UPT PLN Masohi.

“Kita juga meminta General Manager untuk mengklarifikasi masalah masalah listrik di Seram Selatan yang terus terjadi pemadaman,” tegasnya.

Selang beberapa waktu, Kepala UPT PLN Masohi, Hadi Stiono sempat menemui pendemo. Namun, kehadirannya dianggap tidak menjawab tuntutan massa.

Menurutnya, Hadi tidak memberikan solusi, hanya sekedar menjelaskan alasan pemadaman yang terjadi selama ini.

"Yang kami minta itu solusi bukan alasan kenapa lampu mati," teriak salah seorang pengunjukrasa.

Hingga aksi berakhir, tidak ada titik temu antar pemuda dan pihak perusahaan. (*)

Sumber: Tribun Ambon
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved