Breaking News:

Gempa Bumi

Gempa Magnitudo 5,1 Goyang Kota Tual, Getaran hanya Dirasakan Beberapa Orang

adan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Maluku mencatat gempa magnitude 5,1 mengguncang Kota Tual, Rabu (28/4/2021).

Grafis Tribunnews.com/Juna Putuhena
Ilustrasi gempa. 

TRIBUNAMBON.COM - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Maluku mencatat gempa magnitude 5,1 mengguncang Kota Tual, Rabu (28/4/2021).

Gempa itu terjadi pada pukul 11:57 WIT.

Menurut data Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), gempa dangkal tersebut berada pada kedalaman 37 Kilometer di bawah permukaan laut.

Selain itu, gempa juga terjadi pada lokasi 5.07 LS dan 132 BT , terletak sekitar 103 km barat laut Tual dan 103 km barat laut Langgur, Maluku Tenggara.

Getaran gempa ini dirasakan dengan skala MMI I di Kota Tual.

Baca juga: Tak Jadi Hentikan Penjualan Tiket, ASDP Perbolehkan Warga Maluku Mudik Lebaran Pakai Ferry

Baca juga: Palsukan Surat Rapid Tes, Suami Istri Hendak Pulang ke Kota Tual Malah Diseret ke Meja Hijau

Skala MMI I artinya getaran tidak dirasakan kecuali dalam keadaan luarbiasa oleh beberapa orang.

Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Bambang Setiyo Prayitno mengatakan, gempa bumi yang terjadi adalah jenis gempa bumi menengah akibat adanya aktivitas subduksi di laut Banda. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan Naik ( Thurst Fault ).

Dia meminta masyarakat untuk memastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi.

Seperti di Instagram dan Twitter @infoBMKG), website BMKG http://www.bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id, maupun melalui Mobile Apps (IOS dan Android) di wrs-bmkg atau infobmkg.

"Kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya," tuturnya.

Dia juga meminta masyarakat, menghindari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa.

“Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali kedalam rumah,” kata dia. (*)

Editor: Salama Picalouhata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved