Rabu, 22 April 2026

Lonjakan Kasus Covid-19 India, Angkatan Bersenjata Diterjunkan untuk Membantu

Angkatan bersenjata India diterjunkan untuk membantu mengatasi lonjakan infeksi virus corona pada Senin (26/4/2021).

Editor: Fitriana Andriyani
(AP PHOTO/RAJESH KUMAR SINGH)
India melaporkan lebih dari 200.000 kasus virus corona baru, pada Kamis (15/4/2021), dengan 14 juta secara keseluruhan terinfeksi, dan semakin intensif membebani sistem perawatan kesehatan yang rapuh. 

TRIBUNAMBON.COM - Angkatan bersenjata India diterjunkan untuk membantu mengatasi lonjakan infeksi virus corona pada Senin (26/4/2021).

Beberapa negara besar, termasuk Inggris, Jerman dan Amerika Serikat telah menjanjikan bantuan medis dan mendesak atas keadaan darurat yang membuat rumah sakit di India kewalahan segera diatasi.

"Situasi di negara terpadat kedua di dunia itu sangat memilukan ", kata Kepala Organisasi Kesehatan Dunia Tedros Adhanom Ghebreyesus.

Tedros Adhanom Ghebreyesus, Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan bahwa Covid-19 sebagai pandemi global EPA-EFE/SALVATORE DI NOLFI
Tedros Adhanom Ghebreyesus, Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan bahwa Covid-19 sebagai pandemi global EPA-EFE/SALVATORE DI NOLFI (TribunMataram Kolase/ (SALVATORE DI NOLFI))

Melansir Reuters, Tedros menambahkan bahwa WHO mengirimkan staf dan pasokan tambahan termasuk perangkat konsentrator oksigen.

Dalam pertemuan dengan Perdana Menteri India Narendra Modi, Kepala Staf Pertahanan Jenderal Bipin Rawat mengatakan oksigen akan dikirim ke rumah sakit dari cadangan angkatan bersenjata.

Baca juga: WNI dari India Lolos Karantina karena Membayar, Kemenkes Minta Petugas Ditindak jika Terlibat

Baca juga: 117 Kematian Korban Covid-19 Per Jam, India Tebang Pohon-pohon di Taman Kota untuk Kremasi

Tak sebatas itu saja, pensiunan personel medis militer akan bergabung dengan fasilitas kesehatan COVID-19.

"Jika memungkinkan, infrastruktur medis militer akan tersedia untuk warga sipil," kata pernyataan pemerintah.

"Udara, Kereta Api, Jalan & Laut, Langit & bumi sedang digerakkan untuk mengatasi tantangan yang ditimbulkan oleh gelombang COVID19 ini," kata Menteri Kesehatan Harsh Vardhan di Twitter.

Perdana Menteri India, Narendra Modi menyatakan bahwa India ingin damai namun siap perang jika ada provokasi dari China.
Perdana Menteri India, Narendra Modi menyatakan bahwa India ingin damai namun siap perang jika ada provokasi dari China. (Handout / PIB / AFP)

Modi mengatakan dia telah berbicara dengan Presiden AS Joe Biden tentang krisis tersebut.

Kedua pemimpin negara tersebut juga membahas rantai pasokan untuk bahan baku dan obat-obatan vaksin COVID-19.

Pada Minggu (25/4/2021), Biden mengatakan negaranya akan mengirim pasokan medis ke India untuk membantu memerangi pandemi.

Baca juga: WHO: Situasi Covid-19 di India Sangat Memilukan

Baca juga: Calon Suami Positif Covid-19, Pengantin India Ini Menikah Pakai APD

Modi telah mendesak semua warga untuk divaksinasi dan berhati-hati di tengah apa yang dia sebut sebagai "badai" infeksi.

Sementara rumah sakit dan dokter di beberapa negara bagian utara memasang pemberitahuan mendesak yang mengatakan mereka tidak dapat mengatasi gelombang masuk.

Di beberapa kota yang paling parah terkena dampak, mayat dibakar di fasilitas darurat yang menawarkan kremasi massal.

Dosis vaksin Sputnik V Coronavirus terlihat di atas meja selama konferensi pers yang mengumumkan dimulainya kampanye vaksinasi Jalur Gaza pada 22 Februari 2021 di Kota Gaza, Gaza. Pejabat dan petugas kesehatan termasuk yang pertama menerima vaksin Sputnik V buatan Rusia setelah 22.000 vaksin disumbangkan ke Jalur Gaza oleh Moskow dan UEA.
Dosis vaksin Sputnik V Coronavirus terlihat di atas meja selama konferensi pers yang mengumumkan dimulainya kampanye vaksinasi Jalur Gaza pada 22 Februari 2021 di Kota Gaza, Gaza. Pejabat dan petugas kesehatan termasuk yang pertama menerima vaksin Sputnik V buatan Rusia setelah 22.000 vaksin disumbangkan ke Jalur Gaza oleh Moskow dan UEA. (FATIMA SHBAIR/GETTY IMAGES EROPA/GETTY IMAGES VIA AFP)

Rusia Siapkan 50 Juta Dosis Vaksin Sputnik V

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved